MAROS – Menandai berakhirnya seluruh rangkaian kalender kegiatan pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, manajemen Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMA Negeri 8 Maros secara resmi mengundang seluruh orang tua dan wali murid. Undangan ini diterbitkan dalam rangka menghadiri agenda tahunan yang krusial, yakni rapat koordinasi sekaligus pembagian laporan hasil belajar (raport) siswa.
Berdasarkan surat undangan resmi bernomor kelembagaan yang dikeluarkan oleh pihak birokrasi sekolah, agenda penting ini dijadwalkan berlangsung pada hari Jum’at, 19 Juni 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan langsung di lingkungan kampus UPT SMAN 8 Maros yang beralamat strategis di Jl. Poros Kariango Km.5 No.77, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Acara penyerahan laporan capaian akademis dan non-akademis ini dimulai tepat pada pukul 09.00 WITA hingga selesai, dengan memanfaatkan ruang kelas masing-masing sebagai titik kumpul utama.
Plt. Kepala UPT SMAN 8 Maros, Asriyani, S.Pd., dalam keterangan tertulisnya menyampaikan harapan besar agar para orang tua siswa dapat meluangkan waktu di tengah kesibukan mereka untuk hadir secara tepat waktu. Kehadiran fisik orang tua dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelancaran proses sinergi akademis serta psikologis antara pihak sekolah dan lingkungan keluarga.
“Besar harapan kami Bapak/Ibu dapat hadir pada waktu yang telah ditentukan. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan dan melancarkan segala urusan kita bersama dalam mendidik generasi bangsa,” tulis Asriyani dalam surat undangan kedinasan bertanggal 18 Juni 2026 tersebut.
Lebih lanjut, manajemen UPT SMAN 8 Maros menilai bahwa kehadiran orang tua dalam momentum pembagian raport ini memiliki esensi yang sangat krusial. Agenda ini bukan sekadar rutinitas administratif untuk menerima selembar kertas laporan nilai digital maupun fisik, melainkan sebuah ruang evaluasi berkala yang komprehensif. Melalui forum tatap muka ini, terjalin komunikasi dua arah antara wali kelas dan orang tua murid guna memantau dinamika perkembangan karakter, kedisiplinan, serta capaian akademis anak didik selama satu semester terakhir.
Dinamika positif juga terlihat di ruang kelas XI, di mana proses interaksi antara guru dan orang tua berlangsung dengan penuh khidmat sekaligus kekeluargaan. Wali Kelas XI.1, Rahmawati, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian kolektif yang diraih oleh anak perwaliannya pada tahun ajaran ini.
“Alhamdulillah, untuk pemetaan di kelas XI.1, berdasarkan hasil rapat dewan guru dan akumulasi nilai murni serta penilaian afektif, seluruh siswa dinyatakan naik kelas,” ujar Rahmawati dengan nada optimis saat ditemui di sela-sela kesibukannya membagikan raport.
Rahmawati menekankan bahwa kebijakan sekolah untuk mewajibkan orang tua atau wali murid hadir langsung—tanpa diwakilkan oleh sesama siswa—merupakan langkah strategis yang sangat efektif.
“Kami sengaja menjadwalkan tatap muka langsung dengan orang tua siswa atau pihak yang mewakili secara resmi. Tujuannya adalah agar kami bisa menyampaikan secara transparan mengenai prestasi menonjol yang dimiliki siswa, sekaligus memetakan kekurangan atau poin-poin evaluasi dari setiap individu anak didik. Dengan begitu, apa yang kurang di sekolah bisa didorong perbaikannya di rumah, dan apa yang sudah berprestasi bisa terus diapresiasi,” pungkasnya menutup sesi wawancara.
Dengan berakhirnya pembagian raport ini, UPT SMAN 8 Maros secara resmi memasuki masa libur akhir tahun ajaran, sebelum nantinya kembali bersiap menyambut tahun ajaran baru dengan target dan semangat pedagogis yang lebih tinggi.













