MAROS – Genangan air akibat tingginya curah hujan yang merendam kawasan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Labuang tidak menghentikan aktivitas ekonomi di lokasi tersebut. Para pedagang dan pembeli tetap melakukan transaksi meski sebagian area pasar masih tergenang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas jual beli ikan masih berlangsung seperti biasa. Pedagang tetap membuka lapak dan pasokan ikan dari nelayan terus masuk ke area pelelangan.
Kepala UPTD TPI Labuang, Burhan Bonto, membenarkan bahwa operasional pasar ikan hingga saat ini tetap berjalan normal meskipun kondisi lingkungan kurang nyaman akibat genangan air.
“Aktivitas perdagangan di TPI Labuang sejauh ini tetap berjalan. Para pedagang masih berjualan dan stok ikan tetap tersedia,” ujar Burhan saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).
Namun demikian, ia mengakui adanya dampak terhadap jumlah pengunjung. Genangan air yang menutup sebagian akses menuju area pelelangan membuat sejumlah pembeli, khususnya dari luar daerah, mengurangi kunjungan.
Menurutnya, kondisi jalan yang tergenang juga menyulitkan kendaraan untuk masuk ke area parkir, sehingga masyarakat cenderung tidak berlama-lama berada di lokasi.
“Hanya saja, jumlah pengunjung memang sedikit berkurang dibanding hari biasanya. Kemungkinan masyarakat ragu masuk karena kondisi air, tetapi transaksi antara nelayan dan pedagang tetap lancar,” tambahnya.
Meski menghadapi kondisi tersebut, para pedagang tetap bertahan demi menjaga perputaran ekonomi serta memastikan ketersediaan hasil laut bagi masyarakat.
Pihak pengelola TPI Labuang berharap cuaca segera membaik agar genangan air cepat surut sehingga kenyamanan pedagang dan pengunjung dapat kembali normal. TPI Labuang sendiri diketahui menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi perikanan yang penting di wilayah tersebut.
HAMZAN













