MAKASSAR — Menjelang bulan suci Ramadan, warga Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, justru dihadapkan pada krisis air bersih yang berkepanjangan. Sejumlah warga mengaku harus terjaga sepanjang malam menunggu distribusi air dari PDAM Makassar yang hingga kini belum kembali normal.
Kondisi tersebut dilaporkan telah berlangsung selama berbulan-bulan, bahkan sejak 2025 lalu. Meski wilayah Makassar telah memasuki musim penghujan, pasokan air bersih di kawasan tersebut disebut belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Begadang Tanpa Kepastian
Salah seorang warga mengungkapkan aktivitas sehari-harinya terganggu akibat distribusi air yang tidak menentu. Ia mengaku harus mengorbankan waktu istirahat demi menunggu air mengalir pada malam hari.
“Ini sudah berbulan-bulan air tidak mengalir normal. Tiap malam saya tidak tidur sampai pagi menunggu air, tetapi tidak ada setetes pun yang keluar,” keluhnya.
Menurut warga, air terkadang mengalir dalam durasi sangat singkat dan pada jam yang tidak menentu, umumnya dini hari. Bahkan dalam beberapa kesempatan, aliran air disebut mati total selama beberapa hari, sehingga kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, hingga berwudhu menjadi sulit dipenuhi.
PDAM Dinilai Belum Beri Solusi
Warga mengaku telah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak PDAM Makassar. Namun hingga kini, mereka menilai belum ada solusi konkret yang dirasakan di lapangan.
Petugas disebut hanya memberikan respons berupa janji pengecekan lokasi tanpa perubahan signifikan terhadap distribusi air. Dampaknya, warga terpaksa membeli air galon maupun mencari sumber air alternatif untuk kebutuhan memasak dan konsumsi selama menjalankan ibadah puasa.
Harapan Warga Jelang Ramadan
Masyarakat berharap manajemen PDAM Makassar segera memberikan penjelasan resmi sekaligus langkah penanganan nyata agar distribusi air kembali normal, terutama menjelang Ramadan yang meningkatkan kebutuhan air rumah tangga.
“Kami hanya ingin air mengalir normal kembali. Jangan sampai kami terus begadang tanpa kepastian sementara tagihan tetap berjalan,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PDAM Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab gangguan distribusi air di wilayah Kelurahan Daya.
ACHIL













