• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Monday, May 11, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

RDP MBG Maros Memanas: Dugaan Ketimpangan Gaji dan PHK Relawan Picu Polemik

Hamzan by Hamzan
22/04/2026
in Ekonomi
RDP MBG Maros Memanas: Dugaan Ketimpangan Gaji dan PHK Relawan Picu Polemik

RDP MBG Maros Memanas: Dugaan Ketimpangan Gaji dan PHK Relawan Picu Polemik

MAROS – Gejolak implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Maros kini memasuki babak baru. Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Pola Bantimurung, Kantor DPRD Kabupaten Maros, pada Selasa (21/04/2026), berlangsung dramatis dan diwarnai aksi saling sanggah antara pemangku kebijakan dan elemen masyarakat.

Pertemuan yang mempertemukan Aliansi LSM dan Media dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta jajaran legislator Maros ini, sedari awal sudah menunjukkan tensi tinggi. Aliansi LSM menyoroti adanya aroma ketidakadilan dalam tata kelola sumber daya manusia pada program tersebut.

RDP MBG Maros Memanas: Dugaan Ketimpangan Gaji dan PHK Relawan Picu Polemik
RDP MBG Maros Memanas: Dugaan Ketimpangan Gaji dan PHK Relawan Picu Polemik

Ketegangan memuncak saat perwakilan Aliansi memaparkan temuan lapangan mengenai dugaan ketimpangan standar penggajian relawan yang dinilai tidak transparan. Tak hanya itu, isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak terhadap sejumlah relawan lokal menjadi pemantik perdebatan sengit.

Menanggapi tudingan miring tersebut, pihak manajemen SPPG Maros berdiri teguh pada pembelaannya. Mereka menegaskan bahwa seluruh dinamika internal, termasuk urusan honorarium dan status kepesertaan relawan, telah diputuskan melalui mekanisme musyawarah dan tunduk sepenuhnya pada Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan oleh pusat.

Meski bertindak sebagai mediator, DPRD Kabupaten Maros justru mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Pihak legislatif mengakui bahwa RDP kali ini berakhir buntu tanpa adanya kesepakatan tertulis (Memorandum of Understanding) yang bisa mengikat para pihak.

Anggota Komisi III DPRD Maros, Amri Yusuf,  menjelaskan posisi dilematis yang dihadapi parlemen daerah. Secara konstitusional, fungsi pengawasan DPRD Maros ternyata memiliki celah dalam memantau program MBG karena statusnya yang merupakan program strategis nasional dengan garis komando langsung ke pusat.

“Secara kewenangan, kami di daerah tidak memiliki fungsi pengawasan langsung terhadap MBG. Sudah ada tim pemantau khusus di tingkat kabupaten yang dibentuk oleh pusat. Fokus kami tetap pada implementasi Peraturan Daerah (Perda), bukan pada operasional teknis lembaga di bawah naungan Badan Gizi Nasional,” tegas Amri Yusuf saat ditemui usai rapat.

Selain isu SDM, RDP tersebut juga mengungkap fakta pahit terhambatnya distribusi makanan akibat sejumlah dapur SPPG yang terkena status suspend atau penangguhan operasional.

Kendala utama terletak pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Amri Yusuf menyoroti adanya “lingkaran setan” dalam prosedur birokrasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan DLH.

Logika Prosedural:  DLH tidak bisa menerbitkan izin operasional tanpa meneliti sampel limbah.
Fakta di Lapangan: Limbah baru tersedia jika dapur beroperasi, namun dapur dilarang beroperasi sebelum ada izin.

“Kami meminta BGN memberikan dispensasi untuk mengaktifkan kembali dapur yang di-suspend. Biarkan mereka masak dahulu agar DLH bisa mengambil sampel limbah secara faktual. Kalau ditutup terus, masalah ini tidak akan pernah selesai,” tambah Amri.

Selain urusan IPAL, standarisasi dapur kini kian diperketat. Jika di awal program terdapat kelonggaran demi mengejar target akselerasi Presiden, kini seluruh unit dapur di Maros diwajibkan mengantongi sertifikasi halal sebagai syarat mutlak operasional kembali.

Menutup keterangannya, Amri Yusuf meluruskan spekulasi mengenai kepemilikan unit dapur SPPG yang sempat diisukan didominasi pihak tertentu. Ia menjamin bahwa akses pendaftaran dapur bersifat terbuka dan demokratis melalui portal resmi.

Ia membenarkan bahwa unsur TNI maupun Polri memiliki hak yang sama untuk mengelola dapur selama memenuhi kriteria teknis yang disyaratkan. “Ini program terbuka. Siapa pun, baik sipil maupun aparat, selama mereka punya komitmen membangun infrastruktur dapur dan terdaftar di portal, dipersilakan. Tujuannya satu: membantu pemerintah memastikan gizi anak-anak kita terpenuhi,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Aliansi LSM menyatakan masih akan terus mengawal persoalan ini hingga ada transparansi penuh terkait hak-hak relawan di Kabupaten Maros.

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sat Lantas Polres Maros Perkuat Arus Lalu Lintas, Menyiapkan Operasi Terpadu Di Sejumlah Titik Rawan Kemacetan.

Next Post

Kapolsek Ujung Pandang yang baru, Kunjungi Sekretariat KPJ Makassar : Sosialisasi dan Silaturahim dengan KPJ Makassar

Related Posts

Sukses Kawal Kejurda FAJI di Sungai Masale, Bupati Chaidir Syam Beri Apresiasi Khusus untuk TRC BPBD Maros
Ekonomi

Sukses Kawal Kejurda FAJI di Sungai Masale, Bupati Chaidir Syam Beri Apresiasi Khusus untuk TRC BPBD Maros

10/05/2026
Sikat Geng Motor yang Resahkan Warga, Satlantas Polres Maros Amankan Pelaku Bersejata Tajam
Ekonomi

Sikat Geng Motor yang Resahkan Warga, Satlantas Polres Maros Amankan Pelaku Bersejata Tajam

10/05/2026
May Day di Maros: Wajah Sejuk Pengamanan Polri, Kapolres Kedepankan Pelayanan Humanis
Ekonomi

May Day di Maros: Wajah Sejuk Pengamanan Polri, Kapolres Kedepankan Pelayanan Humanis

01/05/2026
Next Post
Kapolsek Ujung Pandang yang baru, Kunjungi Sekretariat KPJ Makassar : Sosialisasi dan Silaturahim dengan KPJ Makassar

Kapolsek Ujung Pandang yang baru, Kunjungi Sekretariat KPJ Makassar : Sosialisasi dan Silaturahim dengan KPJ Makassar

POPULAR NEWS

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026
Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

09/05/2026
Pimpinan Darul Istiqamah Pusat Klarifikasi Isu Internal, Tegaskan Komitmen Jaga Tanah Wakaf

Pimpinan Darul Istiqamah Pusat Klarifikasi Isu Internal, Tegaskan Komitmen Jaga Tanah Wakaf

07/04/2026

EDITOR'S PICK

Dugaan Bandar Obat Keras Dibebaskan Oknum Polisi di Tangerang, Aktivis Desak Penyelidikan

Dugaan Bandar Obat Keras Dibebaskan Oknum Polisi di Tangerang, Aktivis Desak Penyelidikan

16/03/2026
VIRAL: Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Polsek Wajo, Kejar Polisi Pakai Obeng!

VIRAL: Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Polsek Wajo, Kejar Polisi Pakai Obeng!

24/03/2026
Bupati Maros Lantik Ketua TP-PKK, Bunda PAUD dan Literasi Se-Kabupten Maros, Tekankan Peran Strategis SDM

Bupati Maros Lantik Ketua TP-PKK, Bunda PAUD dan Literasi Se-Kabupten Maros, Tekankan Peran Strategis SDM

27/03/2026
HPPMI Maros Sukses Gelar Festival Gema Ramadan XX, Bupati Chaidir Syam Hadiri Penutupan

HPPMI Maros Sukses Gelar Festival Gema Ramadan XX, Bupati Chaidir Syam Hadiri Penutupan

09/03/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy