MAROS– Pemerintah Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam di wilayah dataran tinggi Kabupaten Maros.
Melalui implementasi program Aksi ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah) , jajaran pemerintah desa bersama masyarakat setempat bahu-membahu menata lingkungan demi menjaga keseimbangan ekosistem hutan dan pemukiman.
Program Aksi ASRI ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Pusat yang diteruskan secara masif oleh **Bupati Maros, Chaidir Syam**, kepada seluruh jajaran pemerintah desa di Kabupaten Maros. Instruksi ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih secara estetika, tetapi juga berfungsi sebagai benteng ekologis terhadap perubahan iklim.
Secara geografis, Desa Bonto Manurung terletak di salah satu titik tertinggi di Kecamatan Tompobulu. Kondisi ini menempatkan Bonto Manurung sebagai wilayah strategis yang memiliki peran vital sebagai daerah resapan air bagi wilayah Kabupaten Maros secara umum.
Kepala Desa Bonto Manurung menegaskan bahwa menjaga keasrian lingkungan bukan sekadar menjalankan tugas administratif, melainkan sebuah kewajiban moral.
Mengingat kontur wilayah yang berbukit, penghijauan dan penataan sanitasi menjadi prioritas utama untuk mencegah terjadinya erosi dan menjaga kualitas udara tetap murni.
“Kami berada di wilayah hulu dan dataran tinggi. Jika kami tidak menjaga keasrian di sini, dampaknya akan dirasakan oleh saudara-saudara kita di wilayah bawah. Program ASRI ini adalah momentum untuk memperkuat jati diri Bonto Manurung sebagai desa yang hijau dan asri,” ujar salah satu aparat desa saat ditemui di lokasi kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, aksi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, kelompok tani, hingga kader PKK. Fokus utama kegiatan meliputi:
Penanaman Pohon:
Menanam bibit pohon produktif dan pelindung di area gundul.
Penataan Sanitasi:
Memastikan aliran drainase lancar untuk menghindari genangan di musim hujan.
Edukasi Pengelolaan Sampah:
Mengajak warga untuk tidak membuang sampah ke lembah atau aliran sungai.
Bupati Maros dalam berbagai kesempatan sebelumnya memang telah menekankan bahwa kesuksesan program ASRI sangat bergantung pada inisiatif lokal tingkat desa.
Desa Bonto Manurung diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah pegunungan dalam hal konsistensi menjaga lingkungan hidup.
Dengan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang memukau, keberhasilan Aksi ASRI di Desa Bonto Manurung diprediksi tidak hanya akan berdampak pada kelestarian alam, tetapi juga berpotensi meningkatkan daya tarik wisata alam di Kecamatan Tompobulu ke depannya.













