Makassar – Upaya mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sulawesi Selatan kini memasuki fase krusial. Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDA) Kementerian Kehutanan, drh. Indra Exploitasia, M.Si, melakukan kunjungan supervisi strategis di Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sulawesi, Rabu (29/04/2026).
Kehadiran sosok pimpinan pusat ini disambut dengan gemuruh yel-yel penuh semangat dari personil *Manggala Agni Daops Gowa*, yang mencerminkan kesiapsiagaan fisik dan mental para “Petarung Api” dalam menjaga paru-paru hijau Sulawesi.
Dalam arahannya di Ruang Rapat Sipongi, Makassar, drh. Indra menekankan bahwa ancaman fenomena *El Nino*tahun ini bukan sekadar isu iklim, melainkan tantangan nyata yang menuntut kewaspadaan tingkat tinggi.
Beliau menginstruksikan seluruh personil Manggala Agni untuk tidak hanya sekadar siap siaga secara teknis, tetapi juga mampu bertindak sebagai subjek penggerak di lapangan.
“Manggala Agni harus menjadi inovator dan kolaborator. Sebagai pemimpin di lapangan, mereka harus mampu mengoordinir semua pihak agar api tidak hanya bisa dipadamkan, tetapi yang lebih utama adalah dicegah sebelum membesar,” tegas Indra.
Lebih jauh, Indra mengapresiasi dedikasi para petugas lapangan. Ia menyebut pengalaman bertahun-tahun melawan api telah membentuk sebuah kekayaan intelektual berbasis pengalaman atau Tacit Knowledge.
Aspek Spiritual & Emosional:
Pengalaman di medan berat telah mengasah ketenangan batin dan ketangguhan mental personil.
Transfer Pengetahuan: Pengalaman unik di Sulawesi ini akan dijadikan model dan diterapkan di wilayah lain sebagai standar operasional berbasis kearifan lokal.
Kepemimpinan Lapangan: Manggala Agni diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi dan Perumusan Rencana AksI
Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi wadah krusial dalam Sharing Session dan diskusi mendalam terkait perumusan rekomendasi rencana aksi tindak lanjut penyuluhan serta pengembangan SDM kehutanan.
Diskusi strategis ini dipandu langsung oleh:
1. Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc (Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan)
2. Era Isdhiartanto, S.Hut., M.Eng (Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sulawesi)
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Selatan beserta jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Sulawesi Selatan. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan sistem deteksi dini dan respons cepat yang lebih efektif.
Agenda Strategis di Sulawesi Selatan
Selain mengunjungi Balai Dalkarhut, Plt. Kepala BPPSDA dijadwalkan melaksanakan audiensi bersama Gubernur Sulawesi Selatan untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, khususnya dalam penguatan kapasitas SDM penyuluh kehutanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di zona rawan konflik lahan dan api.
Dengan adanya supervisi ini, diharapkan seluruh elemen kehutanan di Sulawesi Selatan memiliki satu visi yang sama: menjaga kelestarian hutan dengan pendekatan yang inovatif, kolaboratif, dan berbasis data lapangan yang akurat.













