KUALA LUMPUR– Bendera Merah Putih berhasil berkibar gagah di Negeri Jiran.
Kontingen Eiger Climbing Center (ECC) Makassar , yang merupakan bagian dari klub resmi FPTI Kota Makassar, sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang *Crank Walltopia Boulder Competition 2026 yang digelar di Walltopia KLEC, Kuala Lumpur, Malaysia, 1–3 Mei 2026.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, tim asal “Kota Daeng” ini berhasil membawa pulang total 5 medali, yang terdiri dari 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Persaingan Ketat Delapan Negara
Turnamen ini bukan ajang sembarangan. Setidaknya 200 atlet dari delapan negara—termasuk raksasa panjat tebing seperti Jepang, Amerika Serikat, China, hingga negara tetangga Singapura dan Thailand—turut ambil bagian.
Namun, nyali para atlet muda Makassar tidak ciut.
Berikut adalah rincian perolehan medali tim Makassar:
Muh. Asyura Algifari:
Medali Emas (Youth B Boys)
Muh. Bachir Nur Faathir:
Medali Perak (Youth C Boys)
Muh. Firdaus:
Medali Perunggu (Open Men)
Sarwa Nur Amirah: Medali Perunggu (Youth C Girls)
Mirsani: Peringkat 4 (Youth C Girls)
Bukti Pembinaan di Jalur yang Tepat
Pelatih Kepala Tim, Hj. Wilda, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan para atlet di tengah persaingan ketat.
“Kompetisinya sangat kompetitif. Kehadiran ECC Makassar sebagai klub resmi FPTI Kota Makassar sangat signifikan dalam meningkatkan jam terbang atlet potensial. Kami adalah klub yang paling aktif di Sulsel dalam mengikuti kejuaraan dalam maupun luar negeri,” ujar Hj. Wilda.
Senada dengan itu, Binpres FPTI Kota Makassar, Murmansyah (Obhi), menegaskan bahwa kesuksesan Muh. Asyura meraih emas merupakan sinyal positif bagi masa depan panjat tebing Makassar. “Ini bukti pembinaan kita sudah berada di jalur yang benar menuju Open Tournament dan PORPROV mendatang,” tambahnya, Minggu (4/5).
Si “Bocil” peraih emas, Muh. Asyura Algifari, membagikan rahasia kemenangannya. Menurutnya, ketenangan adalah faktor utama saat menghadapi jalur pendakian yang rumit.
“Rutenya susah, tapi saya coba nikmati saja. Terima kasih atas doa teman-teman di Makassar,” kata Asyura singkat.
Apresiasi dari FPTI Makassar
Secara terpisah, Ketua FPTI Kota Makassar, A. Bukti Djufri, melalui Ketua Harian Anwar R. Nanring, menegaskan bahwa hasil di Kuala Lumpur ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk agenda nasional ke depan.
“Target kami jelas: Makassar harus menjadi gudang atlet panjat tebing nasional,” tegas Anwar. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada ECC Makassar serta dukungan penuh para orang tua atlet yang menjadi pilar semangat bagi tim.
Rombongan pahlawan olahraga ini dijadwalkan akan mendarat kembali di Makassar pada Selasa, 5 Mei 2026.













