MAROS – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti pelataran UPTD SDN 24 Batangase, Kabupaten Maros, pada Kamis (4/6/2026). Sebanyak 98 murid kelas VI secara resmi mengikuti prosesi Penamatan dan Pelepasan Siswa Tahun Ajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi para siswa yang siap melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Kemeriahan acara ini tidak lepas dari peran aktif dan kekompakan para orang tua wali murid. Hal tersebut mendapat apresiasi mendalam dari pihak sekolah maupun jajaran Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Apresiasi dari Kepala Sekolah
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah UPTD SDN 24 Batangase, Muminang, S.Pd., tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas kelulusan para anak didiknya. Beliau secara khusus melayangkan pujian tinggi kepada seluruh orang tua murid yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan materi demi terwujudnya acara penamatan ini.
“Kami dari pihak sekolah sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh orang tua murid. Dedikasi dan kerja sama yang ditunjukkan sungguh luar biasa, sehingga anak-anak kita bisa melepas masa seragam putih-merah mereka dengan kenangan yang begitu indah dan penuh makna,” ujar Muminang dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan riuh hadirin.
Beliau juga berpesan kepada 98 alumni baru tersebut agar tetap menjaga nama baik sekolah, rajin beribadah, dan terus memompa semangat belajar saat memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.
Murni Inisiatif dan Partisipasi Orang Tua
Kemandirian dan kekompakan para orang tua murid diakui menjadi kunci utama suksesnya pergelaran ini. Hal tersebut ditegaskan oleh salah satu perwakilan orang tua murid yang anaknya turut ditamatkan, Nurminang.
Saat dikonfirmasi di sela-sela acara, Nurminang menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan penamatan ini murni lahir dari ide, kesepakatan, dan gotong royong para orang tua wali.
“Kegiatan penamatan ini merupakan inisiatif dari kami, orang tua murid masing-masing. Kami saling berpartisipasi, berkoordinasi, dan menggalang kebersamaan demi memberikan persembahan terakhir yang berkesan untuk anak-anak kami. Alhamdulillah, berkat partisipasi aktif semuanya, kegiatan penamatan ini dapat berjalan dengan sangat baik, lancar, dan penuh kekeluargaan,” ungkap Nurminang dengan rona bahagia.
Disdikbud Maros Dorong Kelanjutan Pendidikan

Lebih lanjut, Asri Rajab mengingatkan pentingnya memastikan tidak ada anak yang putus sekolah di Kabupaten Maros. Beliau menekankan agar setelah penamatan ini, seluruh orang tua segera mengawal proses pendaftaran anak-anak mereka ke jenjang SMP.
“Pemerintah Kabupaten Maros melalui Disdikbud berkomitmen penuh untuk menghadirkan akses pendidikan yang merata. Kami berharap 98 anak-anak kita yang tamat hari ini semuanya melanjutkan sekolah. Jangan ada yang berhenti di sini. Tantangan masa depan semakin besar, dan bekal utamanya adalah pendidikan formal serta karakter yang kuat,” tegas Asri Rajab.
Prosesi yang Penuh Haru dan Harapan
Berdasarkan pantauan di lokasi, acara yang digelar di area pelataran sekolah ini didekorasi apik dengan spanduk bernuansa biru yang bertuliskan “Penamatan & Pelepasan Siswa Kelas VI UPTD SDN 24 Batangase Tahun Ajaran 2025/2026”. Isak tangis haru sempat pecah saat sesi sungkeman dan bersalam-salaman antara siswa, guru, dan orang tua sebagai simbol pelepasan serta permohonan maaf dan doa restu.
Dengan berakhirnya prosesi penamatan ini, 98 lulusan UPTD SDN 24 Batangase resmi dikembalikan kepada orang tua masing-masing, siap mengukir cerita baru di bangku sekolah yang baru, membawa nama baik daerah Batangase dan Kabupaten Maros secara luas.













