MAROS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. La Palaloi Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pilar pelayanan kesehatan publik di Kabupaten Maros. Langkah strategis ini ditegaskan melalui agenda rapat koordinasi dan evaluasi rutin bulanan yang menghadirkan seluruh Kepala Ruangan Perawatan di aula pertemuan utama RSUD dr. La Palaloi.
Rapat kedinasan yang berlangsung dinamis ini difokuskan untuk membedah secara komprehensif berbagai persoalan teknis maupun non-teknis di setiap unit ruangan. Selain sebagai wadah monitoring, pertemuan ini dirancang untuk menganalisis faktor-faktor krusial yang memerlukan intervensi cepat demi peningkatan mutu pelayanan keperawatan secara berkelanjutan.
Sinergi Manajemen: Deteksi Dini Kendala Lapangan
Kepala Seksi Pelayanan RSUD dr. La Palaloi Maros, Agus Sujadi, menyatakan bahwa evaluasi berkala seperti ini sangat penting untuk mendeteksi kendala di lapangan secara cepat dan tepat. Pihak manajemen menegaskan tidak ingin ada sumbatan komunikasi maupun hambatan operasional sekecil apa pun yang berpotensi mengurangi kenyamanan serta keselamatan pasien.
“Rapat bulanan ini menjadi wadah strategis bagi kami untuk mendengar langsung dinamika di setiap unit perawatan. Kami mengevaluasi seluruh aspek, mulai dari efektivitas tindakan keperawatan, respons terhadap keluhan pasien, hingga koordinasi antarshift,” ujar Agus Sujadi saat memberikan pengarahan.
Beliau juga menambahkan bahwa peningkatan mutu pelayanan bukan sekadar formalitas administratif untuk menggugurkan kewajiban, melainkan sebuah kewajiban moral yang melekat pada seluruh tenaga medis di RSUD dr. La Palaloi.
“Dari hasil analisis hari ini, ada beberapa faktor yang langsung kita petakan untuk diintervensi, baik dari sisi optimalisasi Standard Operating Procedure (SOP) maupun peningkatan kapasitas komunikasi terapeutik perawat. Kita ingin memastikan setiap warga Maros yang datang berobat mendapatkan pelayanan yang prima, ramah, dan profesional,” pungkasnya tegas.
Penguatan Etika dan Profesionalisme Keperawatan
Sejalan dengan upaya manajemen, Ketua Komite Keperawatan RSUD dr. La Palaloi, Ahmad Rasyid, yang turut hadir dalam rapat tersebut memberikan catatan krusial mengenai standardisasi profesi. Ia menekankan bahwa aspek kompetensi dan kepatuhan terhadap kode etik keperawatan adalah fondasi utama yang tidak boleh ditawar.
“Sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pasien selama 24 jam, perawat dituntut tidak hanya cekatan secara klinis, tetapi juga harus memiliki empati yang tinggi. Komite Keperawatan akan terus mengawal agar seluruh perawat di RSUD dr. La Palaloi bekerja sesuai dengan clinical privilege dan standar asuhan keperawatan yang berlaku demi keselamatan pasien (patient safety),” ungkap Ahmad Rasyid.
Ahmad Rasyid juga mengingatkan para Kepala Ruangan agar senantiasa menjadi role model (teladan) dalam hal kedisiplinan dan penerapan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan pasien di unitnya masing-masing.
Menuju Rumah Sakit Responsif dan Tepercaya
Melalui momentum rapat evaluasi yang mendalam ini, manajemen RSUD dr. La Palaloi berharap seluruh kepala ruangan mampu menjadi motor penggerak disiplin, agen perubahan, serta inovator di unit masing-masing. Dengan penguatan koordinasi lini depan ini, RSUD dr. La Palaloi optimis dapat mewujudkan visi sebagai institusi kesehatan yang semakin responsif, akuntabel, dan menjadi pilihan utama yang tepercaya bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Maros dan sekitarnya.
Turut Hadir dalam Agenda:
- Agus Sujadi (Kepala Seksi Pelayanan RSUD dr. La Palaloi)
- Ahmad Rasyid (Ketua Komite Keperawatan RSUD dr. La Palaloi)
- Seluruh Kepala Ruangan Pelayanan Keperawatan (Mencakup Unit Rawat Inap, Rawat Jalan, dan Unit Gawat Darurat)













