MAROS – Memasuki awal Ramadhan 1447 Hijriyah, Polres Maros menggelar program Pasar Murah Ramadhan sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan berlangsung di pelataran Markas Komando Polres Maros, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senin (2/3/2026), dan mendapat respons antusias dari warga.
Sejak pagi hari, ratusan masyarakat memadati lokasi untuk membeli berbagai komoditas pangan yang dijual di bawah harga pasar. Program ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang dan selama bulan puasa.
Dengan melibatkan distributor lokal, area depan kantor kepolisian disulap menjadi pusat pasar sementara yang menyediakan paket sembako ekonomis. Komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga tepung terigu dalam jumlah besar.
Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, S.Sos., M.H., mewakili Kapolres Maros, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pasar murah tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga bagian dari intervensi sosial untuk menjaga stabilitas daya beli warga di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama Ramadhan.
“Melalui kegiatan ini kami berupaya memotong rantai distribusi sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Selain membantu kebutuhan ekonomi warga, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat. Polres Maros ingin menghadirkan pendekatan humanis dengan berinteraksi langsung dengan warga dalam suasana kebersamaan Ramadhan.
AKP Ahmad menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai pelayan publik yang responsif terhadap persoalan sosial.
Sejumlah warga yang mengantre mengaku terbantu dengan selisih harga yang berkisar Rp2.000 hingga Rp5.000 lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional. Bagi mereka, perbedaan tersebut cukup meringankan pengeluaran rumah tangga selama bulan puasa.
Polres Maros berharap kegiatan ini dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Maros. Ke depan, pelaksanaan program serupa akan terus dievaluasi guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih tenang hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Institusi kepolisian setempat juga menyatakan komitmennya untuk terus memantau ketersediaan stok pangan demi menjaga kenyamanan masyarakat selama periode Ramadhan.
HAMZAN













