MAROS – Pemerintah Desa Tanete menggelar kegiatan Musyawarah Pertanggungjawaban BUMDes “Sinar Tanete” Tahun Buku 2025.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta pengurus BUMDes bertempat di aula pertemuan Desa Tanete.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tanete, Muh. Takbir, mengungkapkan apresiasinya terhadap kinerja pengurus BUMDes selama setahun terakhir. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa yang dikelola melalui badan usaha milik desa tersebut.

Menurutnya, musyawarah ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat Desa Tanete untuk memastikan setiap program berjalan sesuai jalur.
Hadir memberikan arahan sekaligus membuka acara secara resmi, Camat Simbang, H. Muhammad Yusri HR, S.STP., M.Si, memberikan catatan strategis bagi kemajuan desa. Dalam pidatonya, beliau mendorong penuh inovasi di tingkat desa.

“Kami mendorong seluruh pengurus BUMDes ‘Sinar Tanete’ untuk terus mengembangkan unit-unit usaha yang ada. Target utama kita adalah bagaimana BUMDes ini mampu berpenghasilan maksimal sehingga dapat berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD),” tegas H. Muhammad Yusri.
Beliau juga menambahkan bahwa dengan PAD yang kuat, desa akan memiliki kemandirian finansial yang lebih baik untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan warga tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pusat.
Melalui musyawarah pertanggungjawaban ini, diharapkan muncul ide-ide segar terkait unit usaha baru yang relevan dengan potensi lokal Desa Tanete. Tantangan di tahun 2026 diprediksi akan semakin dinamis, sehingga profesionalisme pengelola BUMDes menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan pasar.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan evaluasi laporan keuangan, yang diharapkan dapat menjadi pijakan kuat untuk rencana kerja di tahun mendatang.
HAMZAN













