MAKASSAR– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Maros membuktikan kemandirian dan soliditasnya. Hal ini terlihat dalam perhelatan Musyawarah Cabang (Muscab)periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Premier, Kota Makassar, Senin (13/04/2026).
Kegiatan yang mempertemukan para kepala desa se-Kabupaten Maros ini menjadi momentum krusial bagi keberlangsungan organisasi di Bumi Butta Salewangang.
Menariknya, seluruh operasional dan rangkaian acara bergengsi ini sukses terlaksana murni melalui semangat gotong royong dan sistem swadaya dari pihak panitia pelaksana.
Plt Ketua APDESI Maros, Wahyu Febri, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para pengurus. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan secara mandiri ini merupakan cerminan kedewasaan organisasi.
“Kegiatan ini murni inisiatif dan swadaya kawan-kawan pengurus serta panitia. Ini membuktikan bahwa APDESI Maros memiliki komitmen yang kuat untuk terus bersinergi, meskipun dilaksanakan secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan eksternal,” tegas Wahyu Febri di sela-sela kegiatan.
Sesuai dengan tema yang diusung, yakni “APDESI yang Bersatu dan Bermartabat Menuju Maros yang Sejuk”, Muscab ini tidak hanya sekadar suksesi kepemimpinan, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi gagasan.
Pertemuan ini diharapkan mampu menelurkan poin-poin strategis dalam:
Optimalisasi pelayananmasyarakat di tingkat akar rumput (desa).
Penguatan koordinasi** antarperangkat desa guna mengawal pembangunan daerah.
Menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Maros melalui sinergi pemerintahan desa yang solid.
Pelaksanaan Muscab ini sekaligus mempertegas posisi APDESI sebagai wadah pemersatu bagi para pemimpin desa. Dengan semangat swadaya yang ditunjukkan, jajaran kepala desa di Maros optimistis mampu membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.













