Maros – Rasa terima kasih dan apresiasi disampaikan kepada Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr. Opsla atas bimbingan dan dukungan yang diberikan kepada tenaga medis di lingkungan Polres Maros, khususnya kepada dr. Dea Ambarwati Kusuma, S.Ked.
dr. Dea saat ini bertugas di Poliklinik Anindita Polres Maros setelah sebelumnya mengabdi di Puskesmas Wadiabero, Kabupaten Buton Tengah.
Dedikasinya di dunia kesehatan telah terlihat sejak masa pendidikan hingga kini aktif melayani masyarakat dan anggota kepolisian.
Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin ini memiliki rekam jejak yang mengesankan.
Ia menempuh pendidikan dari SDN 11 Slipi Pagi Jakarta Barat, kemudian melanjutkan ke SMP RSBI Negeri 6 Makassar dan SMA RSBI Negeri 17 Makassar.
Semasa sekolah, Dea dikenal aktif dan berprestasi, di antaranya sebagai anggota Paskibra SMA 17 Makassar serta Ketua Seventeen Book Lovers Club.
Tak hanya itu, semangat kemanusiaannya telah terasah sejak menjadi bagian dari Tim Bantuan Medis Fakultas Kedokteran Unhas.
Ia turut terlibat dalam berbagai misi kemanusiaan, termasuk penanganan medis korban bencana gempa di Palu, Nusa Tenggara Barat, dan sejumlah daerah lainnya.
Kiprahnya juga terlihat melalui keterlibatannya sebagai relawan di Komunitas Deras Slipi dan Perpustakaan Lorong Parangtambung.
“Di tengah keterbatasan dan masih kurangnya tenaga dokter, saya merasa terpanggil untuk memberikan pengabdian terbaik, khususnya di lingkungan Polres Maros. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, atas bimbingan, arahan, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya selama bertugas di Poliklinik Anindita.” Ujarnya.
Saat wawancara media, Rabu (15/04/2026) ia menyampaikan ini bukan sekadar tugas, tetapi sebuah amanah untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan terbaik, baik kepada anggota kepolisian maupun masyarakat.
Menurutnya pengalaman sebelumnya di daerah juga menjadi bekal berharga untuk terus belajar dan beradaptasi.
Sebagai seorang ibu dari Thalita Dzakira Delafarsyah (5) dan istri dari dr. Mulafarsyah, S.Ked., dr. Dea tetap mampu menyeimbangkan peran keluarga dan profesinya.
Sejak kecil, ia telah bercita-cita menjadi seorang dokter, dan kini cita-cita tersebut diwujudkan melalui pengabdian nyata kepada masyarakat.
Bimbingan dan arahan dari Kapolres Maros dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kinerja tenaga kesehatan di Polres Maros, termasuk dr. Dea.
Ia pun berharap, sinergi ini terus terjalin demi peningkatan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat dan institusi kepolisian.













