• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Wednesday, October 28, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Rumah Quran di Maros Bantah Tuduhan Menahan Bayi, Klaim Rawat karena Faktor Kemanusiaan

Red-01 by Red-01
11/05/2026
in Regional
Rumah Quran di Maros Bantah Tuduhan Menahan Bayi, Klaim Rawat karena Faktor Kemanusiaan

MAROS – Tuduhan penahanan bayi yang dialamatkan kepada sebuah Rumah Quran di Kabupaten Maros mulai menuai sorotan. Pihak pengelola akhirnya angkat bicara dan membantah keras tudingan yang dinilai telah menggiring opini publik tanpa melihat fakta awal bagaimana bayi tersebut bisa berada dalam pengasuhan mereka selama delapan bulan terakhir.

Pengelola Rumah Quran, Andi Ninnong Buchar, menegaskan bahwa lembaganya bukan panti asuhan maupun tempat penampungan anak. Bayi tersebut, kata dia, justru dirawat karena kondisi terlantar dan atas dasar kemanusiaan setelah adanya laporan dari masyarakat serta keterlibatan aparat pemerintah desa dan kepolisian setempat.

“Bayi itu bukan kami ambil atau tahan. Awalnya bayi tersebut ditinggalkan oleh orang tuanya di teras rumah tantenya. Setelah itu dilaporkan kepada kepala desa dan Polsek,” ujar Andi Ninnong Buchar.

Ia menilai tuduhan “penahanan bayi” sangat tidak berdasar dan mengabaikan fakta bahwa selama ini pihak Rumah Quran yang merawat, memberi makan, menjaga kesehatan, hingga memastikan keselamatan bayi tersebut ketika identitas orang tuanya belum jelas.

“Rumah Quran bukan panti asuhan, tetapi karena persoalan kemanusiaan dan bayi itu ditelantarkan, melalui kepala desa kami diminta membantu merawat,” jelasnya.

Menurut Andi Ninnong Buchar, polemik muncul ketika ada pihak yang datang mengaku sebagai orang tua kandung dan meminta bayi tersebut diserahkan. Namun karena identitas dan hubungan biologis belum dapat dipastikan saat itu, pihak Rumah Quran memilih berhati-hati demi keselamatan anak.

“Kami tidak mengenal mereka. Kalau tiba-tiba ada yang datang mengaku orang tua lalu langsung meminta anak diserahkan, tentu kami harus memastikan dulu kebenarannya,” tegasnya.

Ia mengatakan langkah meminta bukti identitas maupun hubungan keluarga bukan bentuk penghalangan, melainkan tindakan perlindungan terhadap anak agar tidak jatuh ke tangan pihak yang salah.

“Jangan sampai setelah kami serahkan begitu saja ternyata yang datang justru sindikat penjualan anak. Kami hanya ingin memastikan keselamatan bayi tersebut,” tambahnya.

Untuk proses penyerahan bayi kepada pihak yang mengaku sebagai orang tua kandung, Andi Ninnong Buchar menegaskan pihaknya tetap akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Penyerahan bayi kepada orang tuanya tentu harus diselesaikan sesuai prosedur hukum. Kami ingin semuanya jelas dan sah demi keamanan serta masa depan anak tersebut,” tegasnya.

Pihak Rumah Quran juga menyayangkan munculnya tuduhan sepihak yang dinilai berpotensi merusak nama baik lembaga dan orang-orang yang selama ini membantu merawat anak terlantar tanpa pamrih.

“Kalau kami tidak peduli, mungkin bayi itu sejak awal sudah tidak terurus. Tapi karena rasa kemanusiaan, kami rawat selama delapan bulan,” katanya.

Hingga kini, persoalan tersebut masih menjadi perhatian berbagai pihak. Namun pengelola Rumah Quran berharap publik dapat melihat persoalan secara utuh dan tidak terburu-buru menghakimi pihak yang sejak awal disebut justru berupaya menyelamatkan seorang bayi terlantar.

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Lidik Pro Maros Resmi Laporkan Mantan Kades Nisombalia ke Kejari, Diduga ‘Endapkan’ Sertifikat Prona dan Pungli

Next Post

KRISIS ECENG GONDOK DI SUNGAI BALANGTURUNGAN, LURAH DAYA DESAK PENANGANAN KOMPREHENSIF

Related Posts

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan
Regional

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan

28/10/2026
Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98
Regional

Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98

28/10/2026
Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara
Regional

Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara

28/10/2026
Next Post
KRISIS ECENG GONDOK DI SUNGAI BALANGTURUNGAN, LURAH DAYA DESAK PENANGANAN KOMPREHENSIF

KRISIS ECENG GONDOK DI SUNGAI BALANGTURUNGAN, LURAH DAYA DESAK PENANGANAN KOMPREHENSIF

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026

EDITOR'S PICK

Modus Pembelian Fiktif, Pedagang Ikan di TPI Maros Tertipu Jutaan Rupiah

Modus Pembelian Fiktif, Pedagang Ikan di TPI Maros Tertipu Jutaan Rupiah

30/03/2026
VIRAL: Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Polsek Wajo, Kejar Polisi Pakai Obeng!

VIRAL: Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Polsek Wajo, Kejar Polisi Pakai Obeng!

24/03/2026
Aksi Nyata Tanggap Bencana, PEKAT IB Maros Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Ekstrem di Bontoa

Aksi Nyata Tanggap Bencana, PEKAT IB Maros Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Ekstrem di Bontoa

13/10/2026
Antrean Truk di SPBU Sambotara Maros Dikeluhkan, Pengguna Jalan Desak Solusi Konkret

Antrean Truk di SPBU Sambotara Maros Dikeluhkan, Pengguna Jalan Desak Solusi Konkret

05/08/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy