7Detiknews , MAROS — Jalan Bypass Jalbar (Jalbar) kini menjadi salah satu tempat primadona baru yang diserbu warga Kabupaten Maros. Mulai dari sore hingga malam hari, kawasan ini selalu dipadati pengunjung yang ingin bersantai maupun berburu aneka kuliner.
Namun, maraknya aktivitas nongkrong tersebut memicu kekhawatiran masyarakat. Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan lapak dan pedagang kuliner memanfaatkan bahu jalan untuk menggelar lapak dagangannya serta memarkir kendaraan pengunjung.
Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan. Pasalnya, Jalbar merupakan ruas Jalan Mamminasata yang berfungsi sebagai jalan raya alternatif vital penghubung Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep. Traffic kendaraan yang melintas di jalur tersebut terbilang padat dan berkecepatan cukup tinggi.
Sejumlah warga dan pengendara berharap pihak pemerintah terkait, khususnya Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Maros, segera turun tangan mengambil tindakan tegas maupun menata kawasan tersebut.
“Jalan ini kan jalur alternatif utama Maros-Pangkep, kendaraan melintas cukup kencang. Kalau bahu jalan dipakai jualan dan parkir, sangat rawan terjadi kecelakaan. Kami berharap pemerintah segera menertibkan atau menata agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar salah seorang pengendara yang melintas.
Masyarakat berharap ada langkah antisipatif dari pemerintah daerah sebelum timbul korban jiwa akibat penyalahgunaan fungsi bahu jalan di kawasan tersebut.
Laporan : (Anchux)













