7DetikNews, MAKASSAR – Suasana penuh semangat dan dedikasi membuncah di gerai resmi Eiger Tropical Adventure, Makassar. Memasuki H-1 jelang pelepasan resmi kegiatan pendakian dan ekspedisi alam bertajuk “Memandang Indonesia Dari Timur”, tim penjelajah dari Organisasi Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (OPAB) GEMPA Makassar menggelar konsolidasi akhir sekaligus pengecekan kelayakan perlengkapan (equipment checking) pada Sabtu (8/8/2026).
Ekspedisi berskala besar ini dijadwalkan berlangsung selama delapan hari penuh, terhitung mulai tanggal 8 hingga 15 Agustus 2026. Meretas jalur pergunungan yang menantang di sepanjang bentang alam Kabupaten Luwu hingga Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, ekspedisi ini mendapat dukungan penuh dari EIGER sebagai produsen perlengkapan outdoor terkemuka, serta PT BKI (BKI Uniform) yang bertindak sebagai salah satu mitra pendukung utama.
Dalam agenda persiapan pamungkas tersebut, tim ekspedisi OPAB GEMPA Makassar secara resmi menerima gelontoran dukungan perlengkapan outdoor berstandar keselamatan tinggi (high safety standards) dari manajemen EIGER. Penyerahan perlengkapan dilakukan secara seremonial dan hangat di area pamer produk EIGER Makassar, disaksikan langsung oleh jajaran pengurus organisasi, anggota tim pendaki, serta jajaran manajemen EIGER.
Ekspedisi “Memandang Indonesia Dari Timur” bukan sekadar pendakian biasa. Kegiatan ini dirancang secara sistematis untuk menjelajahi, meriset, dan mendokumentasikan kekayaan biodiversitas serta pesona keindahan bentang pegunungan Latimojong dan sekitarnya yang melingkupi batas administrasi Luwu dan Enrekang.
Dalam catatan perjalanannya, para pendaki tangguh OPAB GEMPA Makassar dijadwalkan akan menaklukkan dan melintasi 6 (enam) titik puncak gunung utama di kawasan tersebut, antara lain:
- Gunung Katapu (2.138 MDPL)
- Gunung Bubindirangkang (3.217 MDPL)
- Gunung Nenemori (3.397 MDPL)
- Gunung Rantemario (3.443 MDPL – Atap Tertinggi Pulau Sulawesi)
- Gunung Pajaan / Rantekario
- Serta jajaran titik lintasan pegunungan teknis di sekitarnya.
Menghadapi jalur lintas (traverse) dengan kontur geografis yang terjal, vegetasi lebat, serta kondisi cuaca ekstrim khas iklim tropis pegunungan tinggi, kesiapan fisik dan peralatan menjadi kunci utama keselamatan seluruh personel.
Perwakilan tim pendaki OPAB GEMPA Makassar, Tari, menegaskan bahwa seluruh proses latihan fisik, pemetaan jalur, hingga persiapan mental telah dimatangkan selama bertahun-tahun. Kehadiran peralatan berkualitas tinggi dari EIGER menjadi dorongan moral dan teknis yang sangat krusial bagi kelancaran operasional di lapangan.
“Persiapan fisik, mental, hingga perlengkapan pendakian telah kami matangkan secara presisi. Dukungan perlengkapan dari EIGER sangat krusial untuk memastikan keselamatan, ketahanan, dan kenyamanan tim selama melintasi medan ekstrim di jalur Luwu–Enrekang selama 8 hari ke depan,” ujar Tari di sela-sela penyerahan perlengkapan.
Lebih dari sekadar bentang petualangan ekstrim, ekspedisi “Memandang Indonesia Dari Timur” ini dirancang sebagai momentum perayaan bersejarah (milestone) 32 Tahun OPAB GEMPA Makassar. Selama lebih dari tiga dekade, organisasi ini konsisten mengambil peran aktif dalam dunia petualangan alam bebas, kampanye penye penyelamatan lingkungan hidup, serta promosi potensi wisata alam pedalaman Indonesia Timur agar kian dikenal di kancah nasional maupun internasional.
)lhiAchDengan semangat yang membara dan sinergi dari para mitra seperti EIGER dan BKI Uniform, tim OPAB GEMPA Makassar siap melangkah menyusuri jejak-jejak pergunungan Sulawesi, mengibarkan panji kelestarian, dan membawa pulang narasi keindahan Indonesia dari belahan timur nusantara. (Achil)













