TujuhDetikNews, MAROS – Kemeriahan dan gempita pembinaan sepak bola usia dini mencapai puncaknya di Lapangan Angkasa Lanud Sultan Hasanuddin. Rangkaian gelaran Turnamen Sepak Bola UMKM Lanud Sultan Hasanuddin yang berlangsung sarat gengsi dan sportifitas tersebut resmi ditutup secara khidmat namun meriah. Agenda penutupan dipimpin langsung oleh Kapten Sus Salmon Tuwondai Abast yang hadir mewakili Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadspotdirga/Kadister) Lanud Sultan Hasanuddin.
Ajang bergengsi ini dirancang khusus untuk memunculkan serta membina bakat-bakat muda di kelompok umur produktif. Sebanyak 22 tim tangguh saling adu strategi dan ketangkasan di atas lapangan, yang terbagi secara berimbang ke dalam dua kelompok umur: 11 tim bersaing di kategori Usia 12 Tahun (U-12) dan 11 tim bertarung di kategori Usia 10 Tahun (U-10). Deretan klub membanggakan seperti Sultan Jaya, Persekab, Viva Soccer, BJFS Je’neberang, Dirgantara, Permata Sudiang, Caplang, Bina Putra, Persema Bira, Minasate’ne, Bonto Ramba, hingga Hasanuddin Red dan Blue sukses menyuguhkan tontonan sepak bola yang menghibur masyarakat sekitar.
Pada peta persaingan kategori U-12, tim Bonto Ramba tampil luar biasa dominan sejak fase awal hingga akhirnya mengunci takhta Juara 1. Posisi runner-up (Juara 2) diraih oleh BJFS Je’neberang, sementara Caplang harus puas menempati Juara 3 dan Minasate’ne mengakhiri kompetisi di peringkat keempat. Tak hanya membawa pulang piala utama, Bonto Ramba juga menyapu bersih sebagian besar gelar individu berkat aksi impresif Muh Ikram yang dinobatkan sebagai Best Keeper dan Fransiskus Fisik yang mengukuhkan diri sebagai Top Scorer. Adapun gelar Best Player U-12 berhasil disabet oleh talenta muda Minasate’ne, Abid Hair.
Pertarungan sengit di kategori U-10 tidak kalah menegangkan. Trofi Juara 1 berhasil diamankan oleh skuad Hasanuddin Red setelah mengungguli Bina Putra yang finis di posisi Juara 2. Tempat ketiga diraih oleh Viva Soccer, sedangkan Hasanuddin Blue bertengger di urutan keempat. Pemain andalan Hasanuddin Red, Alfati, tampil memukau hingga dinobatkan sebagai Best Player. Untuk penghargaan individu lainnya, predikat Best Keeper diraih oleh Afid Dego dari Bina Putra, dan sepatu emas Top Scorer sukses diboyong oleh Aslam, bomber cilik dari BJFS Je’neberang.
Rangkaian acara penutupan diawali dengan pembukaan formal, sambutan pejabat terkait, penyerahan piala serta penghargaan individu kepada para pemenang, foto bersama, hingga ditutup secara resmi. Menyampaikan pesan tertulis dari Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Pom I Nyoman Swardita, S.H., M.I.Pol., Kapten Sus Salmon Tuwondai Abast memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontestan, official, dan jajaran panitia yang telah menjaga iklim kompetisi tetap positif.
“Ke depannya kita berharap bisa kembali mengadakan turnamen yang lebih besar dan meriah seperti Danlanud Cup. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya acara ini,” tegas Kapten Sus Salmon dalam sambutannya.
Keberhasilan event ini juga tak lepas dari peran aktif jajaran panitia dan tokoh senior. Koordinator Lapangan Letda Syamsuri, Sekretaris Panitia Letda (Purn) Agus Mangga, serta Penasihat Turnamen Anwar Liko (Sesepuh PSM Makassar) turut menyampaikan pujian atas tingkat kedisiplinan dan nilai-nilai sportivitas yang ditunjukkan seluruh tim. Tepat pada pukul 17.45 WITA, seluruh prosesi kegiatan resmi berakhir dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif. (**)











