MAROS – Guna menanamkan kesadaran akan keselamatan dan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini, puluhan siswa dari Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri 16 Dharma Wanita Mandai melakukan kunjungan edukatif (outing class) ke Markas Komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, Kamis (07/05).
Kegiatan yang berlangsung ceria namun penuh nilai edukasi ini disambut langsung oleh jajaran personel operasional dan pejabat struktural BPBD Maros.
Kehadiran para tunas bangsa ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat tugas-tugas kemanusiaan, khususnya dalam lingkup pencarian dan pertolongan (SAR) serta mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Maros.
Menanamkan Karakter Tangguh Sejak Dini
Berdasarkan surat permohonan kunjungan pihak sekolah menegaskan bahwa literasi bencana harus dimulai dari bangku sekolah paling dasar. Kunjungan ini dirancang agar para peserta didik dapat melihat secara langsung peralatan penyelamatan serta memahami prosedur darurat dengan bahasa yang mudah dimengerti anak-anak.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Maros, Towadeng, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif institusi pendidikan yang proaktif mengenalkan fungsi BPBD kepada siswa-siswi. Dalam keterangannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara instansi teknis dan dunia pendidikan.
“Kami sangat terbuka dan mengapresiasi kunjungan dari adik-adik TK Negeri 16 Dharma Wanita Mandai ini. Edukasi mengenai kebencanaan memang idealnya diberikan sejak dini agar mereka memiliki insting penyelamatan diri yang kuat. Kami ingin anak-anak kita tidak hanya mengenal sosok petugas BPBD sebagai penyelamat, tetapi juga memahami bahwa kesiapsiagaan adalah bagian dari gaya hidup,” ujar Towadeng, S.H.
Simulasi dan Pengenalan Alutsista Rescue
Dalam kunjungan tersebut, para siswa tampak antusias saat diperlihatkan berbagai armada operasional, mulai dari mobil pemadam, truk *rescue*, hingga perahu karet yang sering digunakan saat evakuasi banjir.
Petugas di lapangan turut memberikan simulasi ringan mengenai penggunaan alat pelindung diri (APD) dan cara melaporkan kejadian darurat.
Para guru pendamping dan Kepala TK, Normah, S.Pd. , berharap melalui interaksi langsung dengan tim SAR dan BPBD, mentalitas serta wawasan siswa mengenai mitigasi bencana dapat terbentuk secara konkret.
Detail Laporan Kegiatan
Aspek | Informasi Terkait
Instansi Penyelenggara
TK Negeri 16 Dharma Wanita, Kec. Mandai
Lokasi Kunjungan
Markas BPBD / Tim TRC Kabupaten Maros
Tujuan Utama
Edukasi fungsi SAR, pengenalan alat, dan kesiapsiagaan darurat
Pejabat Pendamping
Kalaksa BPBD Maros, Towadeng, S.H.
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama di depan markas komando, yang memperlihatkan keakraban antara anak-anak berbaju olahraga kuning-biru dengan para personel BPBD berseragam oranye khas kebencanaan. Semangat “Salam Tangguh” yang diteriakkan anak-anak menjadi penutup manis agenda outing class yang diharapkan dapat mencetak generasi Maros yang lebih siap dan tanggap terhadap bencana di masa depan.













