MAROS – Kasatlantas Polres Maros, AKP Andi Muhammad Takbir, menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi telah di lakukan bersama Dinas Perhubungan dan Bapenda sebagai langkah awal menekan potensi kepadatan kendaraan di jalur utama. Senin, (20/04/2026).
Operasi yang akan di gelar dalam waktu dekat di fokuskan pada pengawasan kendaraan yang berisiko mengalami gangguan di jalan, seperti kendaraan mogok yang kerap menjadi pemicu utama kemacetan panjang. ujar, kasat lantas.
“Jika satu kendaraan mogok di jalur poros Maros–Makassar, dampaknya bisa meluas hingga ratusan kendaraan di belakangnya. Ini yang ingin kita antisipasi sejak dini,” jelasnya.
Berdasarkan evaluasi lapangan, kawasan perbatasan kota menjadi titik paling rawan terjadi penumpukan kendaraan. Hambatan kecil di area tersebut dapat langsung berdampak pada arus dari dua arah, baik dari Makassar menuju Maros maupun sebaliknya.
Sementara itu, waktu padat kendaraan juga telah di petakan, Arus sore hari, khususnya pukul 16.00 hingga 19.00 WITA dari arah Makassar ke Maros, menjadi periode paling krusial. Sedangkan pada pagi hari, kepadatan terjadi pada pukul 07.00 hingga 09.00 WITA dari arah Maros ke Makassar. tambahnya.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kamtib lancar, Satlantas juga mengingatkan masyarakat untuk lebih di siplin saat berkendara, terutama pengguna sepeda motor.
“Utamakan keselamatan dalam berkendara. Jangan hanya mengejar kecepatan, tapi pastikan keamanan diri dan pengguna jalan lainnya,” tutupnya.
Dengan sinergi lintas sektor dan langkah preventif yang terus di matangkan, di harapkan arus lalu lintas di wilayah kabupaten Maros tetap aman, tertib, dan lancar.












