Tujuhdetiknews, Maros – Fenomena iklim El Nino yang berlangsung berkepanjangan kini menjadi perhatian serius berbagai pihak di Kabupaten Maros, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki kawasan hutan lebat. Menanggapi ancaman kekeringan ekstrem tersebut, Tiga Pilar Desa Bonto Manurung, Kecamatan Tompobulu, meningkatkan kewaspadaan penuh untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta krisis air bersih.
Kecamatan Tompobulu, terutama Desa Bonto Manurung, dikenal sebagai wilayah pegunungan dengan bentang hutan yang masih sangat lebat. Kondisi geografis ini menjadikannya salah satu titik paling rawan mengalami lonjakan titik api (hotspot) apabila cuaca panas terik menyelimuti vegetasi yang mulai mengering.
Kepala Desa Bonto Manurung, Mustakim, menegaskan bahwa potensi dampak buruk dari kemarau panjang ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan kolektif demi menjaga ekosistem desa.
“El Nino yang kepanjangan ini menjadi alarm buat kita semua. Ada kemungkinan besar akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan jika tidak diwaspadai sejak dini,” tegas Mustakim saat ditemui di kantor desa.
Sebagai langkah konkret, pemerintah desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa (Tiga Pilar) telah menyusun sejumlah agenda pencegahan. Tim gabungan ini rutin turun ke lapangan untuk memantau kawasan hutan berisiko tinggi sekaligus memberikan edukasi langsung kepada warga pemukiman di sekitar lereng pegunungan.
- Patroli Terpadu Periodik: Penyisiran rutin di area hutan lebat yang berbatasan langsung dengan ladang warga.
- Imbauan Larangan Pembakaran: Penegasan aturan larangan membuka lahan dengan cara membakar kayu atau semak kering.
- Posko Siaga Bencana: Pembentukan titik pelaporan cepat jika warga menemukan indikasi munculnya titik asap.
Kerja sama erat antara kepala desa, aparat TNI-Polri, serta partisipasi aktif warga diharapkan mampu menekan risiko bencana selama musim kemarau ekstrem berlangsung. Lingkungan yang terjaga menjadi prioritas utama demi keamanan seluruh warga Desa Bonto Manurung. (**)













