Maros – Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang jatuh pada hari ini, Jumat, 29 Mei 2026, menjadi momentum penting bagi jajaran kesehatan di Kabupaten Maros untuk memperkuat komitmen pelayanan terhadap warga binaan usia lanjut.
Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Mandai yang secara khusus menggaungkan gerakan kepedulian terintegrasi demi meningkatkan kualitas hidup para lansia di wilayah kerjanya.
Dipimpin langsung oleh dr. Fatmawaty, S.Ked., M.Kes selaku Kepala UPTD Puskesmas Mandai, seluruh jajaran pimpinan dan staf Puskesmas menyampaikan ucapan selamat sekaligus meluncurkan pesan edukatif yang menyentuh esensi pelayanan publik yang inklusif.
Pada peringatan tahun ini, Puskesmas Mandai mengusung sebuah tagline gerakan yang penuh makna: “Gerakan Semua Cinta Lansia: Hadirkan Senyum, Sehatkan Lansia.” Gerakan ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah manifestasi dari program pelayanan kesehatan yang dirancang lebih humanis, ramah lansia, dan berbasis pada pendekatan kasih sayang.
Kepala UPTD Puskesmas Mandai, dr. Fatmawaty, menegaskan bahwa kelompok lanjut usia memerlukan perhatian yang berlapis—tidak hanya dari aspek kuratif atau pengobatan medis saat mereka sakit, melainkan juga dari aspek promotif dan preventif guna menjaga kebahagiaan mental serta stabilitas fisik mereka.
“Menghadirkan senyum pada wajah para lansia adalah indikator awal bahwa mereka merasa nyaman, dihargai, dan diakui di lingkungannya. Ketika psikologis mereka bahagia, maka proses menjaga kesehatan fisik pun akan jauh lebih optimal,” ungkap manajemen Puskesmas Mandai dalam rilis peringatan HLUN ke-30.
Sejalan dengan semangat Hari Lanjut Usia Nasional, UPTD Puskesmas Mandai terus mengokohkan komitmen pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Maros dengan berpegang teguh pada tata nilai instansi, yaitu MANDAI:
M – Mandiri: Mendorong masyarakat, termasuk para lansia yang masih potensial, untuk mampu mengenali dan menjaga pola hidup sehat secara mandiri dengan bimbingan tenaga medis.
A – Aman: Memastikan seluruh fasilitas, aksesibilitas gedung Puskesmas, serta tindakan medis yang diberikan dijamin aman dan bebas dari risiko cedera bagi pasien lanjut usia.
N – Nyaman: Menciptakan ruang tunggu dan ruang periksa yang kondusif, sejuk, serta ramah terhadap kondisi fisik lansia yang membutuhkan perhatian ekstra.
D – Dinamis: Selalu siap bergerak cepat, adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan, dan responsif terhadap laporan darurat warga melalui integrasi layanan ambulans PSC 119 Kabupaten Maros.
A – Amanah: Menjalankan tugas pelayanan kesehatan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesi yang jujur serta tulus kepada masyarakat luas.
I – Inovatif: Melahirkan program-program baru, baik berupa kunjungan rumah (home care) bagi lansia dengan keterbatasan mobilitas, maupun posyandu lansia yang rekreatif.
Apresiasi dan pelaksanaan HLUN ke-30 di Puskesmas Mandai ini berjalan selaras dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Maros di bawah naungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Langkah taktis ini juga didukung penuh oleh program Malebbi Smart, sebuah inisiatif lokal yang bertujuan mengintegrasikan layanan publik berbasis digital dan ramah warga guna mewujudkan Maros sebagai kabupaten yang sehat dan sejahtera.
Melalui momentum bersejarah ini, UPTD Puskesmas Mandai mengajak seluruh elemen keluarga dan masyarakat di Kecamatan Mandai untuk bahu-membahu memberikan ruang, kasih sayang, dan fasilitas terbaik bagi orang tua kita. Sebab, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghormati, memuliakan, dan menjamin masa tua para lanjut usianya dengan sehat, aktif, dan produktif.













