MAROS – Keluhan warga terkait infrastruktur jalan yang tak kunjung rampung di Lingkungan Sampobia, Kelurahan Mattirodeceng, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, akhirnya mendapat respons serius. Guna mencari jalan keluar, Lurah Mattirodeceng, Rusdianto, menggelar pertemuan tatap muka langsung bersama warga setempat, Jumat (29/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini tidak hanya membahas persoalan jalan, tetapi juga mengagendakan rencana strategis pemekaran kelompok tani di wilayah tersebut.
Hadir dalam dialog tersebut Babinsa Mattirodeceng, Nazrun, serta Ketua Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Penegak Hukum Republik Indonesia (Lidik Pro) Kabupaten Maros, Ismar, yang mengawal langsung jalannya serap aspirasi warga.
Rencana pemekaran kelompok tani menjadi salah satu poin krusial dalam diskusi. Langkah ini dinilai sudah sangat mendesak demi memperkuat pembinaan para petani, mengefektifkan koordinasi, serta mempercepat stimulus pengembangan sektor pertanian di Lingkungan Sampobia.
Lurah Mattirodeceng, Rusdianto, menegaskan bahwa pihak kelurahan berkomitmen penuh untuk mengawal apa yang menjadi kebutuhan warganya.
“Kami di pemerintahan kelurahan akan terus berupaya maksimal menjembatani aspirasi ini ke tingkat atas. Kami ingin memastikan program pembangunan, baik di sektor pertanian maupun infrastruktur, bisa berjalan sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Rusdianto.
Di tempat yang sama, kondisi akses jalan yang belum terselesaikan menjadi keluhan utama yang disuarakan warga. Pasalnya, jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian yang menunjang aktivitas harian masyarakat.
Menanggapi hal itu, Ketua Lidik Pro Maros, Ismar, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros untuk tidak tutup mata dan segera memberikan perhatian serius terhadap pembenahan infrastruktur di Lingkungan Sampobia.
“Akses jalan dan penguatan kelompok tani ini adalah fondasi dasar kesejahteraan warga. Kami sangat berharap Pemkab Maros segera merealisasikan pembangunan jalan ini agar roda perekonomian masyarakat tidak terhambat,” tegas Ismar.
Sementara itu, Babinsa Nazrun yang turut mengawal jalannya pertemuan, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas dan kekompakan. Ia mengajak warga untuk bergotong-royong mendukung setiap program pembangunan yang masuk ke Kelurahan Mattirodeceng demi kemajuan bersama.













