7Detiknews, MAROS – Memasuki musim kemarau yang mulai melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Maros, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung mengambil langkah sigap dan terukur. Guna mengantisipasi meluasnya dampak krisis air di wilayah pemukiman warga, pihak PDAM menerjunkan armada tangki untuk menyalurkan bantuan air bersih secara langsung ke desa-desa yang teridentifikasi mengalami kekeringan.
Langkah darurat ini diinstruksikan langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Bantimurung Maros, Shalahuddin. Ia menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk segera turun ke lapangan dan memastikan penyerahan pasokan air bersih dapat diterima langsung oleh masyarakat penerima manfaat secara merata. Inisiatif ini menjadi bukti nyata kepedulian serta komitmen berkelanjutan PDAM Maros dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi pemukiman di pelosok desa yang memiliki akses terbatas menuju sumber air bersih.
Di sela-sela penyerahan bantuan di lokasi terdampak, Dirut PDAM Maros, Salahuddin, menegaskan bahwa pengerahan armada tangki air ini merupakan bentuk respons cepat terhadap aduan warga sekaligus hasil pemetaan wilayah rawan kekeringan yang telah dilakukan tim teknis PDAM di Kabupaten Maros.
“Kami berupaya hadir secara nyata di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan. Penyerahan pasokan air bersih ini akan terus kita distribusikan secara bertahap ke titik-titik lokasi yang terdampak kekeringan agar kebutuhan harian warga tetap terpenuhi selama musim kemarau ini,” ungkap Salahuddin saat memimpin penyaluran bantuan di lapangan.
Kehadiran armada bantuan air bersih dari PDAM Tirta Bantimurung Maros ini disambut antusias oleh warga setempat. Masyarakat menyampaikan apresiasi tinggi atas aksi tanggap darurat yang dinilai sangat tepat waktu tersebut, mengingat pasokan air bersih telah menjadi kebutuhan paling mendesak bagi keberlangsungan aktivitas harian mereka sepanjang periode kemarau.













