MAROS – Keberadaan Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) sebagai perpanjangan tangan Puskesmas induk di tingkat kelurahan memegang peranan krusial dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Hal ini terlihat nyata di Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, di mana fasilitas Pustu setempat terus aktif difungsikan secara optimal.
Setiap bulannya, tepat pada tanggal 15, suasana di tiga titik Posyandu yang tersebar di wilayah Kelurahan Leang-Leang tampak lebih ramai dari biasanya. Sarana kesehatan ini rutin dimanfaatkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bersama para kader Posyandu untuk menggelar pelayanan kesehatan bagi warga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan ibu rumah tangga berbondong-bondong membawa balita mereka ke gedung Posyandu bernuansa biru-putih khas fasilitas kesehatan desa. Suasana hangat dan interaktif terlihat jelas di dalam ruangan, di mana para kader dan tenaga medis duduk bersama warga di atas hamparan ubin putih bersih untuk melakukan penyuluhan dan pemeriksaan.

Lurah Leang-Leang, Syaharuddin, menjelaskan bahwa konsistensi pelaksanaan ini merupakan wujud komitmen kelurahan dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti balita dan lansia.
“Kegiatan di tiga Posyandu di Kelurahan Leang-Leang dilaksanakan setiap tanggal 15 setiap bulannya oleh kader Posyandu. Kegiatan ini dimediasi langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan yang berkolaborasi aktif dengan petugas medis dari Puskesmas Bantimurung,” ujar Syaharuddin.
Sinergi lintas sektor ini memastikan masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke Puskesmas induk hanya untuk mendapatkan pemeriksaan dasar, imunisasi, ataupun pemantauan gizi anak.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kelurahan Leang-Leang, Hasdiah, S.Pd., menjelaskan bahwa optimalisasi Pustu dan Posyandu ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pemenuhan hak kesehatan dasar warga. Di tengah-tengah kegiatan, Hasdiah tampak aktif memberikan arahan dan berdiskusi langsung dengan para ibu mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak.

Hasdiah menambahkan bahwa kehadiran kader PKK dan Posyandu di lapangan sangat terbantu dengan adanya fasilitas Pustu yang memadai. Dengan kolaborasi bersama tim medis Puskesmas Bantimurung, program pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil dapat berjalan lebih terukur dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Leang-Leang.
Warga pun menyambut antusias konsistensi pelayanan ini, mengingat fasilitas yang dekat dan pelayanan yang humanis membuat mereka lebih tenang dalam memantau tumbuh kembang buah hati secara berkala.












