MAKASSAR – Guna mengantisipasi terjadinya genangan dan penyumbatan aliran air, tumpukan tanaman eceng gondok yang menutupi permukaan Sungai Daya (Balangturungan), Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, mulai dibersihkan, Sabtu (16/5).
Pembersihan ini dilakukan secara masif menggunakan satu unit alat berat jenis ekskavator long arm yang dikerahkan langsung oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang. Langkah cepat ini diambil menyusul adanya keluhan dari masyarakat setempat terkait kondisi sungai yang kian memprihatinkan.
Ketua RT 04 Kelurahan Daya, Akhirul Latif, mengungkapkan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan buah dari atensi cepat pihak kelurahan atas keresahan warga. Selama ini, masyarakat merasa khawatir karena permukaan sungai sudah hampir sepenuhnya tertutup oleh tanaman eceng gondok.
“Ini adalah bentuk atensi langsung dari Pak Lurah atas keinginan warga kami. Kondisi sungai memang sudah sangat tertutup eceng gondok. Kalau dibiarkan, kami khawatir aliran air tidak lancar dan berpotensi memicu banjir saat intensitas hujan tinggi,” ujar Akhirul Latif di lokasi pembersihan.
Sementara itu, Lurah Daya, Andhyka Agrianto, S.STP, membenarkan adanya pengerahan alat berat tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kelurahan segera melakukan koordinasi dengan pihak BBWS Pompengan Jeneberang begitu menerima laporan dan aspirasi dari masyarakat RT 04.

Lebih lanjut, Lurah Daya, Andhyka Agrianto, S.STP, mengatakan:
“Pembersihan ini merupakan respons cepat kami berkolaborasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang untuk memastikan fungsi saluran dan sungai berjalan optimal. Kami sangat berterima kasih kepada pihak balai yang telah menurunkan ekskavator, karena jika dilakukan secara manual tentu akan memakan waktu yang sangat lama mengingat padatnya tanaman eceng gondok di sini.”
Andhyka juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Balangturungan, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pasca-pembersihan ini.
“Kami berharap setelah dibersihkan, warga juga ikut andil menjaga sungai ini. Jangan lagi ada yang membuang sampah ke aliran sungai agar aliran air tetap lancar dan wilayah kita bebas dari ancaman genangan,” pungkasnya. (Achil)












