• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Sunday, May 24, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Tiket Khusus Pelajar-Mahasiswa Diberlakukan, PAD Kawasan Wisata Alam Bantimurung Melonjak Drastis dalam Sepekan

Hamzan by Hamzan
18/05/2026
in Regional
Tiket Khusus Pelajar-Mahasiswa Diberlakukan, PAD Kawasan Wisata Alam Bantimurung Melonjak Drastis dalam Sepekan

MAROS — Langkah strategis yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) dalam menggenjot sektor pariwisata berbasis edukasi mulai membuahkan hasil nyata. Hanya dalam kurun waktu satu pekan pasca-pemberlakuan kebijakan tarif tiket khusus bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Kawasan Wisata Alam (KWA) Bantimurung dilaporkan melonjak drastis.

Kepala Dinas Disparpora Kabupaten Maros, H. Suwardi Sawedi, mengungkapkan bahwa kebijakan baru yang resmi digulirkan sejak tanggal 11 Mei 2026 ini memberikan dampak multiplier yang sangat positif, baik terhadap volume kunjungan maupun bagi kas daerah.

“Formulasi tarif khusus ini terbukti sangat efektif. Dalam sepekan saja, PAD khusus dari sektor pelajar dan mahasiswa mampu menyentuh angka Rp17.500.000,-. Ini adalah sinyal positif bahwa pelonggaran tarif bagi kalangan akademis justru memicu volume kunjungan yang jauh lebih masif,” ujar H. Suwardi Sawedi saat memaparkan laporan evaluasi penyesuaian tarif KWA Bantimurung, Resor Bantimurung SPTN Wilayah II Cenrana.

Respons Masif Sektor Edukasi: Lonjakan Kunjungan Tembus 923 Orang

Berdasarkan data resmi laporan evaluasi periode 11 Mei hingga 17 Mei 2026, tercatat sebanyak 923 orang dari segmen pelajar dan mahasiswa memadati kawasan wisata yang terkenal dengan julukan The Kingdom of Butterfly tersebut. Kebijakan diskon tarif ini dinilai berhasil mengubah persepsi pasar bahwa wisata alam premium seperti Bantimurung kini jauh lebih terjangkau bagi kantong generasi muda dan pencari ilmu.

Lonjakan ini tidak hanya terjadi pada hari libur (weekend), melainkan juga menunjukkan tren yang stabil pada hari-hari kerja (weekdays), menjadikannya stimulus utama ramainya kawasan wisata sepanjang seminggu terakhir.

Rincian Struktur Tarif dan Distribusi Pendapatan

Kebijakan penyesuaian harga tiket masuk bagi pelajar dan mahasiswa ini dirancang secara proporsional dengan membagi klaster kunjungan menjadi dua kategori, yaitu Hari Biasa dan Hari Libur. Pendapatan dari setiap lembar tiket yang terjual didistribusikan secara transparan untuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), PAD Kabupaten Maros, dan proteksi asuransi jiwa.

1. Hari Biasa (Weekdays)

Total Harga Tiket: Rp15.000,- / orang
Rincian Distribusi:
PNBP (Pusat): Rp5.000,-
PAD (Kabupaten Maros): Rp9.000,-
Asuransi Jasa Raharja/Jiwa: Rp1.000,-
2. Hari Libur (Weekends / Hari Besar)

Total Harga Tiket: Rp20.000,- / orang
Rincian Distribusi:
PNBP (Pusat): Rp7.500,-
PAD (Kabupaten Maros): Rp11.500,-
Asuransi Jasa Raharja/Jiwa: Rp1.000,-
Kontribusi Riil Terhadap Pusat dan Daerah

Keberhasilan kebijakan ini tidak hanya dirasakan oleh kas daerah Kabupaten Maros, melainkan juga menyumbang angka yang signifikan bagi sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) secara berkelanjutan.

Dari total 923 pengunjung yang datang dalam sepekan terakhir, berikut adalah akumulasi kontribusi finansial yang berhasil dihimpun:

Kategori Hari Jumlah Pengunjung Total Capaian PNBP
Hari Biasa (Weekdays) 387 Orang Rp1.935.000,-
Hari Libur (Weekends) 536 Orang Rp4.020.000,-
TOTAL PNBP 923 Orang Rp5.995.000,-
Di sisi lain, perputaran dana dari porsi PAD Kabupaten Maros dari segmen ini sukses membukukan total pendapatan hingga Rp17.500.000,-, sebuah angka eksponensial untuk koridor kunjungan pelajar dalam masa satu pekan pasca-pemberlakuan tarif baru.

Rekomendasi ke Depan: Perketat Keamanan dan Gencarkan Sosialisasi Digital

Merespons tren pertumbuhan yang diprediksi akan terus menanjak ini, pihak manajemen dan dinas terkait mengeluarkan sejumlah rekomendasi strategis demi menjaga kenyamanan dan keselamatan para wisatawan:

Peningkatan Fasilitas & Keamanan: Mengingat adanya alokasi asuransi sebesar Rp1.000,– pada tiap tiket, pengelola diinstruksikan untuk memperketat pengawasan keselamatan (life guard dan personil keamanan) di area-area rawan seperti air terjun dan gua. Selain itu, penambahan fasilitas penunjang berbasis edukasi akan segera direalisasikan untuk menunjang kebutuhan studi lapangan para siswa dan mahasiswa.

Gebrakan Sosialisasi Digital: Untuk mempertahankan momentum positif ini, Disparpora Maros berencana memperluas jangkauan publikasi mengenai tarif khusus ini. Sosialisasi digital yang agresif akan menyasar sekolah-sekolah, komunitas pencinta alam, serta universitas-universitas di luar Kabupaten Maros, termasuk Kota Makassar dan kabupaten penyangga lainnya di Sulawesi Selatan.

Dengan sinergi kebijakan yang tepat sasaran ini, KWA Bantimurung tidak hanya sekadar menjadi lokomotif pendapatan daerah, tetapi juga berhasil mengukuhkan diri sebagai pusat rekreasi edukatif yang inklusif bagi generasi muda di Sulawesi Selatan.

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Next Post

Dugaan Pengendapan Sertifikat Prona dan Pungli di Desa Nisombalia, Lidik Pro Maros Layangkan Tembusan ke Kejati Sulsel.

Related Posts

Regional

Resmi Terbentuk! Ini Nakhoda Baru BM PAN di 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel

24/05/2026
Regional

24/05/2026
Sindikat Narkoba ‘Sistem Tempel’ Medsos Digulung, Satresnarkoba Polres Maros Sita Puluhan Paket Sabu Siap Edar di Mandai
Ekonomi

Sindikat Narkoba ‘Sistem Tempel’ Medsos Digulung, Satresnarkoba Polres Maros Sita Puluhan Paket Sabu Siap Edar di Mandai

23/05/2026
Next Post
Dugaan Pengendapan Sertifikat Prona dan Pungli di Desa Nisombalia, Lidik Pro Maros Layangkan Tembusan ke Kejati Sulsel.

Dugaan Pengendapan Sertifikat Prona dan Pungli di Desa Nisombalia, Lidik Pro Maros Layangkan Tembusan ke Kejati Sulsel.

POPULAR NEWS

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026
Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

09/05/2026
Pimpinan Darul Istiqamah Pusat Klarifikasi Isu Internal, Tegaskan Komitmen Jaga Tanah Wakaf

Pimpinan Darul Istiqamah Pusat Klarifikasi Isu Internal, Tegaskan Komitmen Jaga Tanah Wakaf

07/04/2026

EDITOR'S PICK

BUPATI MAROS RESMIKAN IPLT BONTO RAMBA, LANGKAH STRATEGIS PENANGANAN SANITASI DI MAROS

BUPATI MAROS RESMIKAN IPLT BONTO RAMBA, LANGKAH STRATEGIS PENANGANAN SANITASI DI MAROS

20/02/2026
Polres Maros Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Pelaku Balap Liar

Polres Maros Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Pelaku Balap Liar

23/02/2026
Ramadan Aman, Pamapta Polres Maros Sisir Jalbar Antisipasi Balap Liar

Ramadan Aman, Pamapta Polres Maros Sisir Jalbar Antisipasi Balap Liar

05/03/2026
80 Kades Diundang, Kehadiran Peserta Musyawarah APDESI Maros Belum Pasti

80 Kades Diundang, Kehadiran Peserta Musyawarah APDESI Maros Belum Pasti

12/04/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy