TujuhDetikNews, MAROS – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros melalui Bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) terus bergerak aktif mengawal pemenuhan kebutuhan dasar para petani di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui aksi monitoring dan evaluasi berkala terhadap ketersediaan serta penyaluran pupuk bersubsidi yang digelar pada Jumat (28/8/2026).
Langkah proaktif ini dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan bahwa seluruh alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah benar-benar tersedia dalam jumlah yang aman dan tersalurkan secara presisi kepada para petani yang terdaftar dan berhak menerima.
Adapun kegiatan pengawasan lapangan kali ini menyasar sejumlah kios pengecer hingga agen resmi pupuk bersubsidi yang tersebar di lima kecamatan strategis, yakni Kecamatan Bontoa, Lau, Maros Baru, Turikale, dan Mandai. Tim dari Bidang Sapras turun langsung mengecek kondisi administratif, pencatatan transaksi, hingga kondisi stok fisik pupuk di gudang-gudang pengecer.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Syamsul Bahri, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan agenda krusial untuk menjaga stabilitas sektor pertanian daerah, khususnya dalam mendukung produktivitas musim tanam petani.
“Monitoring berkala ini kami lakukan untuk memastikan tidak ada kendala dalam proses penyerapan pupuk di lapangan. Kami ingin mencegah terjadinya potensi penyimpangan distribusi serta menjaga kelancaran proses penebusan pupuk di tingkat petani, sehingga para petani kita bisa mengolah lahannya tanpa hambatan ketersediaan pupuk,” ujar Syamsul Bahri di sela-sela kegiatan monitoring.
Syamsul Bahri menambahkan bahwa pihak dinas juga mendengarkan langsung masukan dari para agen pengecer dan kelompok tani terkait kendala teknis dalam proses penebusan. Hal ini penting dilakukan agar setiap kendala yang muncul di lapangan dapat segera dicarikan solusi terbaik bersama para pemangku kepentingan.
Melalui pengawasan yang ketat dan berkelanjutan di tingkat pengecer ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros berkomitmen untuk terus mengawal rantai distribusi pupuk bersubsidi secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi terwujudnya ketahanan pangan yang kuat di Kabupaten Maros. (**)













