MAROS — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Maros kembali memperluas jangkauan program kesejahteraan masyarakat melalui roadshow sosialisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) tingkat kecamatan. Kali ini, kegiatan strategis tersebut dipusatkan di Aula Kantor Camat Bantimurung dan dihadiri oleh berbagai elemen penting pemerintahan serta pilar-pilar sosial se-Kecamatan Bantimurung.
Kegiatan yang bertujuan memperkuat jaring pengaman sosial ini dihadiri oleh jajaran Kepala Desa sekecamatan, unsur TNI-Polri melalui kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta perangkat akar rumput mulai dari tingkat RT dan RW. Turut hadir pula para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG), perwakilan Karang Taruna, hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Kehadiran lintas sektoral ini mencerminkan komitmen kuat bersama dalam mengoptimalkan penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran.
Ada pemandangan menarik dalam pelaksanaan sosialisasi kali ini. Dinas Sosial Kabupaten Maros tidak berjalan sendiri, melainkan menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan membuka layanan jemput bola. Melalui kolaborasi ini, para undangan dan masyarakat yang hadir dapat langsung melakukan pendaftaran dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Langkah proaktif ini diambil mengingat kepemilikan IKD kini menjadi salah satu persyaratan mutlak dan krusial dalam proses pendaftaran maupun validasi data Perlinsos.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, A. Zulkifli Riswan Akbar, S.STP., dalam keterangannya menyampaikan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar menyampaikan informasi administratif belaka, melainkan membangun ekosistem kepedulian sosial yang masif dari tingkat bawah.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar para peserta yang hadir hari ini, mulai dari aparat desa, pendamping sosial, hingga pilar-pilar masyarakat, dapat bertindak sebagai Agen Perlinsos. Dengan demikian, masyarakat kita ke depan akan jauh lebih mudah mengakses dan mendapatkan hak-hak perlindungan sosial mereka secara transparan dan tepat,” ujar A. Zulkifli Riswan Akbar.
Ia juga menambahkan, melalui sinergi yang terbangun kuat antar-lini di Kecamatan Bantimurung ini, pihaknya optimistis seluruh rangkaian program Perlinsos dapat berjalan dengan optimal. Pada gilirannya, muara dari gerakan masif ini adalah terwujudnya Gerakan Peduli Tetangga di Kabupaten Maros, sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mendukung visi besar Indonesia Lebih Baik.
Dengan terlaksananya sosialisasi terpadu ini, Pemerintah Kabupaten Maros berharap tidak ada lagi warga yang luput dari perhatian sosial, sekaligus mempercepat transformasi digital administrasi kependudukan melalui pemanfaatan IKD secara merata di seluruh pelosok desa. (Ac)













