• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Wednesday, October 28, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Antrean SPBU Maros hingga Malam: Ketika Kebijakan Menjadi Drama dan Rakyat Kecil Merasa Disiksa

Red-01 by Red-01
13/09/2026
in Opini
Antrean SPBU Maros hingga Malam: Ketika Kebijakan Menjadi Drama dan Rakyat Kecil Merasa Disiksa

MAROS,OPINI – Maros  kembali diselimuti pemandangan yang mengurut dada. Sepanjang jalan utama, deretan kendaraan mengular panjang di depan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hingga larut malam. Lampu-lampu kendaraan yang berderet di kegelapan malam bukan lagi sekadar pemandangan lalu lintas biasa, melainkan simbol keputusasaan masyarakat yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan jam istirahat mereka hanya demi mendapatkan beberapa liter Bahan Bakar Minyak (BBM).

Fenomena kelangkaan ini tidak lagi terasa sebagai masalah teknis distribusi semata, melainkan sudah mengarah pada bentuk “penyiksaan” terselubung bagi rakyat. Masyarakat menduga ada skenario yang disengaja atau setidaknya sengaja didramatisasi oleh para pemangku kebijakan. Di tengah panasnya terik siang hingga dinginnya angin malam saat mengantre, suara dan jeritan rakyat kecil seolah-olah memantul pada tembok tebal para pejabat yang enggan mendengar.

Dampak dari krisis ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Kelangkaan BBM yang terjadi bersamaan dengan sulitnya mendapatkan gas Elpiji merupakan kombinasi fatal yang siap melumpuhkan rantai kehidupan sosial dan ekonomi. Sektor transportasi lokal terhenti, distribusi pangan terhambat, pedagang kaki lima gagal berproduksi, dan roda perekonomian masyarakat kecil mendadak mati suri. Ketika dapur tidak lagi bisa mengepul akibat Elpiji langka dan kendaraan mogok karena kehabisan BBM, aktivitas harian warga lumpuh total.

Pertanyaan besar yang kini bergema di tengah masyarakat Maros adalah: Siapa yang sebenarnya paling bertanggung jawab atas kesenjangan dan kekacauan ini? Apakah ini murni kelalaian tata kelola pasokan, ataukah ada permainan regulasi di tingkat atas yang sengaja mengorbankan ketenangan warga demi kepentingan tertentu?

Kondisi ini sudah berada pada taraf yang sangat krusial. Pembenahan pasokan BBM dan Elpiji harus segera dilakukan tanpa penundaan agar denyut nadi perekonomian warga bisa kembali normal. Jika fenomena mengularnya antrean dan kelangkaan ini memang sengaja didramatisasi atau dijadikan komoditas oleh para pemangku kebijakan, maka rakyat kecil hanya punya satu permintaan yang tersisa: Hentikan semua penderitaan ini. Cukuplah sudah beban hidup yang dipikul, jangan lagi diperberat dengan drama kelangkaan yang membuat jeritan rakyat makin perih. (Anchank)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

SPBUN di Maros Diduga Tabrak Aturan: Jual Pertalite Subsidi ke Mobil dan Motor, Ancaman Pidana Menanti

Next Post

Stok Diklaim Aman Tapi Antrean BBM Meluber hingga Jalan, LPHLH Desak Audit dan Pengawasan Total di Sulsel

Related Posts

Maros dan Kemerdekaan yang Belum Selesai
Opini

Maros dan Kemerdekaan yang Belum Selesai

18/08/2026
Next Post
Stok Diklaim Aman Tapi Antrean BBM Meluber hingga Jalan, LPHLH Desak Audit dan Pengawasan Total di Sulsel

Stok Diklaim Aman Tapi Antrean BBM Meluber hingga Jalan, LPHLH Desak Audit dan Pengawasan Total di Sulsel

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026

EDITOR'S PICK

Maros Creative Festival 2026 Siap Digelar, Suakarya Connection Hadirkan Ruang Kreatif bagi Anak Muda

Maros Creative Festival 2026 Siap Digelar, Suakarya Connection Hadirkan Ruang Kreatif bagi Anak Muda

18/10/2026
DPR RI Sambangi Lapas Kelas IIB Maros, Dorong Penguatan Pelayanan Humanis dan Program Pembinaan Warga Binaan

DPR RI Sambangi Lapas Kelas IIB Maros, Dorong Penguatan Pelayanan Humanis dan Program Pembinaan Warga Binaan

14/10/2026
Ekonomi Maros Melejit 9,54% di Triwulan I-2026: Kado Prestisius Harlah ke-67 Tembus 3 Besar SE Sulsel

Ekonomi Maros Melejit 9,54% di Triwulan I-2026: Kado Prestisius Harlah ke-67 Tembus 3 Besar SE Sulsel

05/06/2026
VIRAL: Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Polsek Wajo, Kejar Polisi Pakai Obeng!

VIRAL: Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Polsek Wajo, Kejar Polisi Pakai Obeng!

24/03/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy