• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Sunday, September 13, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Antrean SPBU Maros hingga Malam: Ketika Kebijakan Menjadi Drama dan Rakyat Kecil Merasa Disiksa

Hamzan by Hamzan
13/09/2026
in Opini
Antrean SPBU Maros hingga Malam: Ketika Kebijakan Menjadi Drama dan Rakyat Kecil Merasa Disiksa

MAROS,OPINI – Maros  kembali diselimuti pemandangan yang mengurut dada. Sepanjang jalan utama, deretan kendaraan mengular panjang di depan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hingga larut malam. Lampu-lampu kendaraan yang berderet di kegelapan malam bukan lagi sekadar pemandangan lalu lintas biasa, melainkan simbol keputusasaan masyarakat yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan jam istirahat mereka hanya demi mendapatkan beberapa liter Bahan Bakar Minyak (BBM).

Fenomena kelangkaan ini tidak lagi terasa sebagai masalah teknis distribusi semata, melainkan sudah mengarah pada bentuk “penyiksaan” terselubung bagi rakyat. Masyarakat menduga ada skenario yang disengaja atau setidaknya sengaja didramatisasi oleh para pemangku kebijakan. Di tengah panasnya terik siang hingga dinginnya angin malam saat mengantre, suara dan jeritan rakyat kecil seolah-olah memantul pada tembok tebal para pejabat yang enggan mendengar.

Dampak dari krisis ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Kelangkaan BBM yang terjadi bersamaan dengan sulitnya mendapatkan gas Elpiji merupakan kombinasi fatal yang siap melumpuhkan rantai kehidupan sosial dan ekonomi. Sektor transportasi lokal terhenti, distribusi pangan terhambat, pedagang kaki lima gagal berproduksi, dan roda perekonomian masyarakat kecil mendadak mati suri. Ketika dapur tidak lagi bisa mengepul akibat Elpiji langka dan kendaraan mogok karena kehabisan BBM, aktivitas harian warga lumpuh total.

Pertanyaan besar yang kini bergema di tengah masyarakat Maros adalah: Siapa yang sebenarnya paling bertanggung jawab atas kesenjangan dan kekacauan ini? Apakah ini murni kelalaian tata kelola pasokan, ataukah ada permainan regulasi di tingkat atas yang sengaja mengorbankan ketenangan warga demi kepentingan tertentu?

Kondisi ini sudah berada pada taraf yang sangat krusial. Pembenahan pasokan BBM dan Elpiji harus segera dilakukan tanpa penundaan agar denyut nadi perekonomian warga bisa kembali normal. Jika fenomena mengularnya antrean dan kelangkaan ini memang sengaja didramatisasi atau dijadikan komoditas oleh para pemangku kebijakan, maka rakyat kecil hanya punya satu permintaan yang tersisa: Hentikan semua penderitaan ini. Cukuplah sudah beban hidup yang dipikul, jangan lagi diperberat dengan drama kelangkaan yang membuat jeritan rakyat makin perih. (Anchank)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

SPBUN di Maros Diduga Tabrak Aturan: Jual Pertalite Subsidi ke Mobil dan Motor, Ancaman Pidana Menanti

Next Post

Stok Diklaim Aman Tapi Antrean BBM Meluber hingga Jalan, LPHLH Desak Audit dan Pengawasan Total di Sulsel

Related Posts

Maros dan Kemerdekaan yang Belum Selesai
Opini

Maros dan Kemerdekaan yang Belum Selesai

18/08/2026
Next Post
Stok Diklaim Aman Tapi Antrean BBM Meluber hingga Jalan, LPHLH Desak Audit dan Pengawasan Total di Sulsel

Stok Diklaim Aman Tapi Antrean BBM Meluber hingga Jalan, LPHLH Desak Audit dan Pengawasan Total di Sulsel

POPULAR NEWS

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026
Sindikat Narkoba Lintas Provinsi Digulung di Maros, Polisi Sita 421 Gram Sabu Siap Edar

Sindikat Narkoba Lintas Provinsi Digulung di Maros, Polisi Sita 421 Gram Sabu Siap Edar

10/06/2026
DEMI KONTEN TIKTOK, SEORANG REMAJA TEWAS TENGGELAM DI SUNGAI MAROS USAI LOMPAT DARI JEMBATAN LAMA

DEMI KONTEN TIKTOK, SEORANG REMAJA TEWAS TENGGELAM DI SUNGAI MAROS USAI LOMPAT DARI JEMBATAN LAMA

06/09/2026

EDITOR'S PICK

Diduga Ada Praktik Pengumpulan Solar Subsidi di SPBU Jawi-Jawi Maros, Warga Pertanyakan Pengawasan

Diduga Ada Praktik Pengumpulan Solar Subsidi di SPBU Jawi-Jawi Maros, Warga Pertanyakan Pengawasan

05/03/2026
Sambut HUT ke-81 RI, Jajaran Lapas Maros Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Sambut HUT ke-81 RI, Jajaran Lapas Maros Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

07/08/2026
Geger Ratusan Gram Sabu Siap Edar di Rumah Kontrakan, Berkas Perkara Dua Pengedar Resmi Dilimpahkan Polres Maros ke Kejari!

Geger Ratusan Gram Sabu Siap Edar di Rumah Kontrakan, Berkas Perkara Dua Pengedar Resmi Dilimpahkan Polres Maros ke Kejari!

12/08/2026
Warga Keluhkan Gudang Cokelat dan Cengkeh di Kawasan Perumahan, Satpol PP Akan Kembali Turun ke Lokasi

Warga Keluhkan Gudang Cokelat dan Cengkeh di Kawasan Perumahan, Satpol PP Akan Kembali Turun ke Lokasi

06/07/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy