• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Tuesday, September 8, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Dongkrak Produksi Padi hingga 10 Ton per Hektar, BPP dan KTNA Tompobulu Boyong Petani Studi Lapang ke BRMP Maros

Hamzan by Hamzan
23/07/2026
in Regional
Dongkrak Produksi Padi hingga 10 Ton per Hektar, BPP dan KTNA Tompobulu Boyong Petani Studi Lapang ke BRMP Maros

MAROS, TUJUHDETIKNEWS — Dalam upaya mempercepat transformasi pertanian tradisional menuju era digitalisasi dan modernisasi, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Tompobulu bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tompobulu menggelar kegiatan studi lapang strategis ke Balai Perakitan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kabupaten Maros.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Koordinator BPP Pertanian Tompobulu, Muhlis, S.P., dengan memboyong rombongan yang terdiri dari para penyuluh pertanian lapangan (PPL) serta perwakilan kelompok tani dari 8 desa se-Kecamatan Tompobulu. Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk menyerap teknologi budidaya dan perakitan alat pertanian terbaru guna diterapkan secara masif di wilayah Tompobulu.

Dorong Petani Kembangkan Alat Tanam PM-AAS Mandiri

Ketua KTNA Kecamatan Tompobulu, Abdul Jalil, menyampaikan bahwa kunjungan studi lapang ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan momentum penting transfer teknologi bagi para pengolah lahan di tingkat tapak.

“Kami sangat berharap sekembalinya dari studi lapang di BRMP Maros ini, teman-teman petani memiliki wawasan mendalam dan mampu secara mandiri membuat serta mengoperasikan alat tanam padi berbasis sistem PM-AAS (Pertanian Modern / Advanced Agricultural System). Adopsi teknologi inovatif ini kunci utama efisiensi kerja petani di sawah,” ujar Abdul Jalil di sela-sela kegiatan.

Sistem PM-AAS sendiri menekankan pada pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) yang menggabungkan efisiensi mekanisasi, penggunaan varietas unggul, serta presisi dalam pemeliharaan lahan dan pembibitan.

Komitmen Tindak Lanjut Program Kementerian Pertanian

Sementara itu, Koordinator BPP Tompobulu, Muhlis, S.P., menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk komitmen konkret daerah dalam mendukung dan menindaklanjuti program strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Muhlis menguraikan perbandingan signifikan antara pola tanam konvensional yang selama ini diterapkan petani dengan teknologi PM-AAS:

  • Pola Tanam Konvensional: Rata-rata produktivitas lahan hanya mampu menghasilkan sekitar 5 hingga 7 ton per hektar.
  • Pola Tanam PM-AAS: Mampu mendongkrak hasil panen secara maksimal hingga mencapai 9 hingga 10 ton per hektar.

“Peningkatan hasil hingga 10 ton per hektar ini adalah lompatan besar. Jika pola PM-AAS ini konsisten kita terapkan di 8 desa se-Kecamatan Tompobulu, maka kesejahteraan petani akan meningkat drastis seiring dengan melonjaknya hasil panen,” jelas Muhlis optimis.

Ditinjau Langsung di Loka Percontohan BRMP Maros

Guna memberikan pemahaman praktis, pihak BRMP Maros yang diwakili oleh Rusman, S.P., mengajak seluruh rombongan penyuluh dan petani turun langsung ke lapangan. Mereka meninjau plot percontohan pengaplikasian pola tanam padi PM-AAS yang tengah dikembangkan di area laboratorium lapangan BRMP Maros.

Para petani dan penyuluh mendapatkan penjelasan teknis secara mendalam, mulai dari proses persemaian khusus, mekanisasi penanaman, pemeliharaan berbasis presisi, hingga simulasi pengoperasian alat tanam modern. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya diskusi interaktif antara petani Tompobulu dan tim teknis BRMP Maros sepanjang peninjauan alur kerja PM-AAS.

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Don Muzakkir Dinilai Layak Jadi Wamentan, DPW TMI Sulsel Sebut Sangat Paham Kebutuhan Petani

Next Post

LSM LEMKIRA Soroti Pencemaran Limbah Restoran Makanan di Salenrang, DLH Maros Didesak Bertindak Tegas

Related Posts

Gara-Gara SPBU Jawi-Jawi Ditutup, Kades Minasa Baji Maros Khawatir Petani Gagal Garap Sawah
Regional

Gara-Gara SPBU Jawi-Jawi Ditutup, Kades Minasa Baji Maros Khawatir Petani Gagal Garap Sawah

08/09/2026
Gubernur Sulsel Pecat Oknum PNS Satpol PP Terkait Disiplin Jam Kerja dan Pungli Rekrutmen Bodong
Regional

Gubernur Sulsel Pecat Oknum PNS Satpol PP Terkait Disiplin Jam Kerja dan Pungli Rekrutmen Bodong

08/09/2026
Krisish Kelistrikan Pekan Ini: HPPMI Maros Desak Transparansi TMP dan Kompensasi Konsumen dari PLN
Regional

Krisish Kelistrikan Pekan Ini: HPPMI Maros Desak Transparansi TMP dan Kompensasi Konsumen dari PLN

07/09/2026
Next Post
LSM LEMKIRA Soroti Pencemaran Limbah Restoran Makanan di Salenrang, DLH Maros Didesak Bertindak Tegas

LSM LEMKIRA Soroti Pencemaran Limbah Restoran Makanan di Salenrang, DLH Maros Didesak Bertindak Tegas

POPULAR NEWS

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026
Sindikat Narkoba Lintas Provinsi Digulung di Maros, Polisi Sita 421 Gram Sabu Siap Edar

Sindikat Narkoba Lintas Provinsi Digulung di Maros, Polisi Sita 421 Gram Sabu Siap Edar

10/06/2026
Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

09/05/2026

EDITOR'S PICK

Bahu Jalan Jadi Lapak Jualan, Kawasan Ramai Jalbar Maros Dikeluhkan Pengguna Jalan Kadis Perhubungan atensi keluhan masyarakat.

Bahu Jalan Jadi Lapak Jualan, Kawasan Ramai Jalbar Maros Dikeluhkan Pengguna Jalan Kadis Perhubungan atensi keluhan masyarakat.

07/09/2026
REKOR! Masjid Arrahim Regency Maros Sembelih 25 Ekor Sapi Kurban di Iduladha 1447 H

REKOR! Masjid Arrahim Regency Maros Sembelih 25 Ekor Sapi Kurban di Iduladha 1447 H

28/05/2026
Ketua Panitia Maulid Nabi dan Khaul Syekh Mursyid ke-59 Tharekat Khalwatiyah Samman Apresiasi Semua Pihak Atas Suksesnya Acara

Ketua Panitia Maulid Nabi dan Khaul Syekh Mursyid ke-59 Tharekat Khalwatiyah Samman Apresiasi Semua Pihak Atas Suksesnya Acara

03/09/2026
Komunitas BTN Bagikan Takjil Gratis di Makassar, Tebar Semangat Berbagi di Ramadhan

Komunitas BTN Bagikan Takjil Gratis di Makassar, Tebar Semangat Berbagi di Ramadhan

01/03/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy