• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Wednesday, October 28, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Kawal Transparansi Anggaran Desa,

Red-01 by Red-01
20/05/2026
in Ekonomi, Regional
Dugaan Pengendapan Sertifikat Prona dan Pungli di Desa Nisombalia, Lidik Pro Maros Layangkan Tembusan ke Kejati Sulsel.

MAROS — Langkah cepat Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros dalam merespons aduan masyarakat menuai apresiasi positif dari kalangan pegiat antikorupsi. Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (DPD Lidik Pro) Kabupaten Maros secara terbuka memuji kinerja korps adhyaksa tersebut yang dinilai tanggap dan berkomitmen penuh dalam mengawal transparansi anggaran daerah.

Apresiasi ini diberikan menyusul diterbitkannya surat balasan resmi dari Kejari Maros terkait laporan dugaan penyimpangan pada proyek pengerasan jalan dan pembangunan talud yang berlokasi di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

Ketua DPD Lidik Pro Maros, Ismar, S.H., membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat resmi dari Kejari Maros dengan Nomor: B-1003/P.4.16/Fd.1/04/2026 perihal Tindak Lanjut Laporan. Dalam surat tertanggal 13 April 2026 tersebut, pihak kejaksaan menegaskan bahwa laporan yang dilayangkan Lidik Pro pada 25 Maret 2026 lalu telah diatensi secara serius.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Maros yang telah memberikan atensi penuh terhadap laporan kami terkait dugaan penyimpangan pada proyek pengerasan jalan dan talud di Desa Salenrang,” ujar Ismar kepada awak media, Rabu (20/5/2026)

Menindaklanjuti laporan bernomor 010/LIDIK-PRO/MRS/III/2026, Kejari Maros bergerak cepat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Berdasarkan Surat Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor B-23/A/SKJA/02/2023 terkait Penanganan Perkara Pengelolaan Keuangan Desa, pihak kejaksaan menegaskan telah melakukan koordinasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Saat ini, Kejari Maros telah menggandeng Inspektorat Kabupaten Maros untuk melakukan audit investigasi mendalam guna menguji materi laporan yang diajukan oleh DPD Lidik Pro Maros.

Ismar berharap, langkah kolaboratif antara Kejari dan Inspektorat ini dapat berjalan secara objektif, profesional, dan transparan. Melalui audit investigasi tersebut, diharapkan indikasi kerugian negara atau pelanggaran spesifikasi pada proyek infrastruktur desa tersebut dapat segera terungkap secara terang benderang.

Pihak Lidik Pro juga menekankan pentingnya keterbukaan dari pihak Inspektorat dalam menjabarkan hasil audit nantinya, termasuk kejelasan nilai kerugian negara serta mekanisme pengembalian jika ditemukan adanya kerugian keuangan daerah.

“Kami berharap ada transparansi penuh mengenai berapa total kerugian negara dalam proyek ini. Pihak Inspektorat juga diharapkan mampu menjabarkan hasilnya secara detail, termasuk bagaimana proses jika ada pengembalian kerugian nantinya. Kami akan terus mengawal jalannya proses audit investigasi ini bersama Inspektorat dan Kejari Maros demi memastikan uang rakyat dipergunakan sebagaimana mestinya,” tegas Ismar menutup keterangannya.

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Meski Di Guyur Hujan, Personel Polsek Turikale Kabupaten Maros Tetap Semangat Atur Arus Lalu Lintas Di Jam Bubaran Anak Sekolah

Next Post

Mediasi di UPTD PPA Maros Berakhir Damai, Rumah Quran Serahkan Bayi ke Orang Tua Kandung

Related Posts

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan
Regional

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan

28/10/2026
Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98
Regional

Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98

28/10/2026
Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara
Regional

Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara

28/10/2026
Next Post
Mediasi di UPTD PPA Maros Berakhir Damai, Rumah Quran Serahkan Bayi ke Orang Tua Kandung

Mediasi di UPTD PPA Maros Berakhir Damai, Rumah Quran Serahkan Bayi ke Orang Tua Kandung

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026

EDITOR'S PICK

Tiga Tahun Menanti Kepastian, Direktur LKBHMI Cabang Makassar Minta Kapolda Sulsel Bertindak.   MAKASSAR — Lembaga Konsultasi Dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Cabang Makassar meminta Kapolda Sulawesi Selatan yang baru memberikan perhatian serius dan segera menuntaskan penanganan perkara dugaan penutupan dan perintangan akses jalan umum yang terjadi di kawasan Pesantren Darul Istiqamah, Kabupaten Maros.  Persoalan tersebut disebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun hingga saat ini. Direktur LKBHMI Cabang Makassar menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut akses jalan umum serta kepastian hukum bagi masyarakat yang terdampak.  Perkara tersebut telah dilaporkan kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/336/IV/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN, tertanggal 14 April 2026. Dalam laporan tersebut, dugaan perbuatan yang dilaporkan berkaitan dengan ketentuan Pasal 317 KUHP, yakni mengenai perbuatan setiap orang yang secara melawan hukum merintangi kebebasan bergerak orang lain di jalan umum. Adapun pihak yang dilaporkan dalam perkara tersebut adalah Mufassir, yang disebut sebagai pimpinan Pesantren Darul Istiqamah.  Bahwa akses jalan tersebut pada praktiknya digunakan oleh masyarakat sebagai jalan Kolketor (Jalan Umum) dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk akses keluar-masuk Warga Lokal, Warga Perumahan Fiiziya, Kegiatan Pendidikan, Mobilitas Tenaga Pendidik, Peserta Didik, serta kepentingan masyarakat lainnya, hal ini diperkuat dengan surat Keterangan Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros dengan Nomor: 499/145/01-1002/set tanggal 09 Oktober 2014 serta Surat Keputusan Bupati Maros Nomor: 021/KPTS/611.51/I/2015 Tentang  Penetapan Ruas Dan Fungsi Jalan Sebagai Jalan Kolektor Di Kabupaten Maros Tanggal 12 Januari 2015.  Direktur LKBHMI Cabang Makassar menyampaikan bahwa pihaknya meminta Kapolda Sulsel memastikan perkara tersebut mendapatkan penanganan secara profesional, objektif dan transparan. “Kami meminta Kapolda Sulsel yang baru untuk memberikan perhatian khusus terhadap laporan ini. Perkara yang berkaitan dengan akses jalan umum dan telah berlangsung kurang lebih tiga tahun tidak boleh dibiarkan tanpa kepastian penyelesaian,” ujar Direktur LKBHMI Cabang Makassar  Menurutnya, persoalan tersebut tidak semata-mata harus dilihat sebagai persoalan antara individu atau kelompok tertentu, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat dalam memperoleh akses dan kebebasan bergerak di jalan umum.  Direktur LKBHMI Cabang Makassar Menegaskan, sebagai organisasi kemahasiswaan di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Islam, LKBHMI Berkewajiban melakukan social off conrol terhadap persoalan hukum dan hak masyarakat, HMI berkepentingan memastikan agar setiap laporan masyarakat mendapatkan penanganan yang sesuai dengan ketentuan hukum.  “Kalau memang terdapat dugaan tindak pidana, maka harus diproses berdasarkan hukum. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur pidana, masyarakat juga berhak mendapatkan penjelasan dan kepastian berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan,” lanjutnya.  Direktur LKBHMI Cabang Makassar juga menilai bahwa penyelesaian perkara tersebut penting untuk mencegah persoalan yang berkepanjangan yang berpotensi meningkatnya eskalasi konflik di tengah masyarakat. Terlebih, lokasi yang menjadi bagian dari persoalan merupakan kawasan pesantren yang menjalankan aktivitas pendidikan dan keagamaan. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan ketertiban, kepastian hukum dan penyelesaian berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.  Direktur LKBHMI Cabang Makassar berharap pergantian kepemimpinan di Polda Sulsel dapat menjadi momentum untuk memastikan perkara-perkara yang masih menyisakan persoalan di masyarakat mendapatkan penanganan secara profesional.  “Kami berharap Kapolda Sulsel yang baru dapat membuka ruang evaluasi terhadap perkara ini dan memastikan proses hukumnya berjalan sebagaimana mestinya. Jangan sampai masyarakat menunggu bertahun-tahun tanpa mengetahui kejelasan perkembangan perkaranya,” kata Direktur LKBHMI Cabang Makassar.

Tiga Tahun Menanti Kepastian, Direktur LKBHMI Cabang Makassar Minta Kapolda Sulsel Bertindak.

08/10/2026
Manfaatkan Musim Kering, Petani Bonto Matenne dan Tenrigangkae Patungan Keruk Irigasi

Manfaatkan Musim Kering, Petani Bonto Matenne dan Tenrigangkae Patungan Keruk Irigasi

13/10/2026

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Maros Berkomitmen Terus Mengabdi Untuk Masyarakat

01/07/2026
Polsek Mandai Sambut 17 Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Siap Beri Pengalaman Nyata Tugas Kepolisian

Polsek Mandai Sambut 17 Mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Siap Beri Pengalaman Nyata Tugas Kepolisian

05/10/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy