• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Wednesday, October 28, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Maros Darurat Tambang Galian C, LPHLH Ancam Laporkan Oknum ‘Beking’ ke KPK dan Ombudsman!

Red-01 by Red-01
02/08/2026
in Regional
Maros Darurat Tambang Galian C, LPHLH Ancam Laporkan Oknum ‘Beking’ ke KPK dan Ombudsman!

7Detiknews.com, MAROS – Maraknya aktivitas pertambangan galian C ilegal berupa tanah urug dan batu kapur di Kabupaten Maros kini berada dalam taraf yang sangat memprihatinkan. Mengingat dampak kerusakan lingkungan yang kian nyata di musim kemarau, Lembaga Peduli Hukum dan Lingkungan Hidup (LPHLH) membunyikan alarm keras: Maros kini Darurat Tambang Galian C!

Aktivitas penambangan liar ini disinyalir telah mengubah bentang alam secara masif, merusak kawasan karst yang dilindungi, menghilangkan daerah resapan air, hingga melipatgandakan risiko bencana banjir dan tanah longsor.

Sekretaris Jenderal LPHLH, Hamzah, menegaskan bahwa negara harus hadir dan tidak boleh tutup mata atas ancaman terhadap hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, sesuai amanat Pasal 28H ayat (1) UUD 1945.

LPHLH mendesak aksi nyata dan cepat dari Pemerintah Pusat, Pemprov Sulsel, Pemkab Maros, Kementerian ESDM, Kementerian KLH, hingga jajaran Polri dan Kejaksaan:

  1. Audit Total: Lakukan pemeriksaan dan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh aktivitas tambang galian C di Maros.
  2. Setop Operasional Tambang Bodong: Tutup sementara seluruh aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin resmi atau melanggar aturan hukum.
  3. Pemeriksaan Dokumen Kritis: Verifikasi izin usaha, Persetujuan Lingkungan, Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), hingga kewajiban dana reklamasi dan pascatambang.
  4. Bongkar Rantai Pasok Material: Usut tuntas aliran distribusi tanah urug dan batu kapur hingga ke pengembang perumahan (developer), kontraktor proyek, dan perusahaan pengguna material ilegal.
  5. Tindak Tegas Oknum Beking: Sikat setiap oknum pejabat maupun aparat yang terbukti menyalahgunakan wewenang atau memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Hamzah mengingatkan para pelaku tambang ilegal serta kontraktor yang menampung material bodong bahwa jerat hukum sangat berat telah menanti.

Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2020 (Perubahan UU No. 4/2009 tentang Minerba), pelaku penambangan tanpa izin dapat dijerat pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda hingga Rp100 miliar.

Tak hanya itu, jika aktivitas tambang menimbulkan kerusakan atau pencemaran lingkungan, pelaku juga dapat dijerat dengan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sanksi administratif bertingkat pun siap dijatuhkan, mulai dari teguran tertulis, paksaan pemerintah, penghentian kegiatan, denda, hingga pencabutan izin usaha secara permanen.

“Pengembang perumahan, kontraktor, maupun badan usaha wajib membuktikan bahwa material yang digunakan berasal dari tambang berizin legal. Pembeli material dari tambang ilegal juga bisa terseret hukum!” tegas LPHLH.

LPHLH menegaskan tidak akan main-main dalam mengawal isu kerusakan ekologis di Kabupaten Maros, khususnya kawasan karst yang memiliki nilai keanekaragaman tinggi.

“Kami tidak akan berhenti mengawal persoalan ini. Kabupaten Maros memiliki nilai ekologis tinggi, termasuk bentang alam karst yang wajib dijaga. Jangan sampai kekayaan alam dinikmati segelintir oknum, sementara rakyat menanggung kerusakan lingkungan,” seru Hamzah.

Jika ditemukan adanya praktik suap, pembiaran, atau penyalahgunakan wewenang oleh oknum aparat penegak hukum maupun pejabat instansi terkait, LPHLH siap membawa temuan ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Ombudsman RI.

“Lingkungan hidup bukan sekadar warisan dari leluhur, melainkan titipan untuk anak cucu kita. Karena itu, setiap bentuk perusakan lingkungan harus dihentikan dan diproses hukum tanpa tebang pilih!” pungkas Hamzah.

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Jadi Percontohan, Lurah Daya Ajak Warga Kawasan Elit Mutiara Lagoon Tertib Pilah Sampah

Next Post

Hadiah Spesial Buat Kapolres Maros yang Baru: Sorotan Tajam Maraknya Dugaan Tambang Galian C Ilegal

Related Posts

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan
Regional

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan

28/10/2026
Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98
Regional

Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98

28/10/2026
Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara
Regional

Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara

28/10/2026
Next Post
Hadiah Spesial Buat Kapolres Maros yang Baru: Sorotan Tajam Maraknya Dugaan Tambang Galian C Ilegal

Hadiah Spesial Buat Kapolres Maros yang Baru: Sorotan Tajam Maraknya Dugaan Tambang Galian C Ilegal

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026

EDITOR'S PICK

Korban Pemecatan Sepihak Sppg Marusu-Marumpa 01 Kabupaten Maros, Penuhi Panggilan Disnaker Provinsi Sulsel

Korban Pemecatan Sepihak Sppg Marusu-Marumpa 01 Kabupaten Maros, Penuhi Panggilan Disnaker Provinsi Sulsel

31/03/2026
Menkomdigi: Akun Anak di Bawah 16 Tahun di Media Sosial Akan Dinonaktifkan

Menkomdigi: Akun Anak di Bawah 16 Tahun di Media Sosial Akan Dinonaktifkan

08/03/2026
Aksi Nyata di Musim Kemarau: HPPMI Maros Salurkan 15.000 Liter Air Bersih dan Desak Solusi Sistemik untuk Warga Bontoa

Aksi Nyata di Musim Kemarau: HPPMI Maros Salurkan 15.000 Liter Air Bersih dan Desak Solusi Sistemik untuk Warga Bontoa

21/09/2026
Di Tengah Minimnya Tenaga Dokter, dr. Dea Tunjukkan Dedikasi di Poliklinik Anindita Polres Maros

Di Tengah Minimnya Tenaga Dokter, dr. Dea Tunjukkan Dedikasi di Poliklinik Anindita Polres Maros

15/04/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy