SULSEL , MAROS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros secara resmi mengambil langkah konkret dalam upaya mengurai kemacetan kronis di pusat kota. Langkah ini ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi (Rakor) intensif terkait rencana pembangunan Duplikat Jembatan Maros yang dipimpin langsung oleh Bupati Maros, Dr. H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati Maros, Kamis (16/07/2026).
Rapat krusial ini menunjukkan soliditas kepemimpinan di Maros. Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Maros A. Muetazim Mansyur, S.T., M.Si., serta Ketua DPRD Kabupaten Maros, Muhammad Gemilang Pagessa, S.Tr.Sos., M.Si. Kehadiran pimpinan eksekutif dan legislatif secara bersamaan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penyediaan infrastruktur strategis bagi masyarakat.
Rakor juga melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai stakeholder terkait. Fokus utama pertemuan ini adalah menyelaraskan persepsi, memetakan potensi kendala teknis di lapangan, serta memastikan seluruh regulasi pembangunan berjalan sesuai koridor hukum.
Dalam arahannya, Bupati Chaidir Syam menekankan bahwa keberhasilan proyek pembangunan infrastruktur tidak hanya bergantung pada sisi teknis, tetapi pada kekuatan sinergi lintas sektor.
“Pembangunan Duplikat Jembatan Maros bukan sekadar proyek fisik, melainkan solusi kebutuhan masyarakat akan kelancaran arus lalu lintas yang selama ini menjadi tantangan di pusat kota kita.
Kunci keberhasilan proyek ini adalah sinergi. Saya meminta kepada seluruh jajaran Forkopimda dan instansi terkait untuk bekerja secara kolaboratif. Jangan ada ego sektoral, kita satukan visi agar setiap aspek teknis, mulai dari tata ruang, mitigasi dampak lingkungan, hingga skema pelaksanaannya dapat berjalan presisi dan tepat waktu.”
“Kami ingin pembangunan ini memberikan dampak jangka panjang yang nyata. Dengan dukungan dari kawan-kawan DPRD dan seluruh stakeholder, kita berharap proses ini segera memasuki tahap eksekusi agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas,” tegas Bupati Chaidir Syam.
Senada dengan hal tersebut, jajaran Forkopimda berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pengawasan, keamanan, maupun dukungan regulasi, agar pembangunan duplikat jembatan ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan melalui rapat ini, seluruh mitigasi risiko pembangunan telah terpetakan dengan matang, sehingga pengerjaan fisik dapat segera dimulai dan menjadi solusi permanen atas kepadatan lalu lintas di jalur utama Kabupaten Maros.