SULSEL, MAROS – Suhu politik internal di Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros mulai memanas. Menjelang pergantian nakhoda untuk periode 2026–2029, sebuah momentum bersejarah langsung tercipta begitu tahapan penjaringan bakal calon direktur resmi dibuka.
Tepat pada Jumat malam (10/7/2026) pukul 19.45 WITA, Kantor LKBH Maros menjadi saksi lahirnya sejarah baru. Khairunnisa Nur Azizah Gaus, S.H., M.H., resmi menjadi pendaftar pertama sekaligus mencatatkan namanya sebagai kandidat perempuan pertama yang siap bertarung dalam kontestasi kepemimpinan lembaga bantuan hukum bergengsi ini.
Saat mengambil formulir, srikandi hukum ini tidak datang sendiri. Ia tampak didampingi oleh dua advokat senior, Andi Mulki Alam, S.H. dan Fadil Rahmat Zakaria, S.H., serta disaksikan langsung oleh pengurus LKBH Maros, Andi Muh. Sofian, S.H. Formulir pendaftaran diserahkan langsung oleh Ketua Panitia Musyawarah Besar (Mubes) I LKBH Maros, Andi Tenry Mutmainna.
Komitmen dan Penyegaran Gagasan
Usai menerima berkas formulir, Khairunnisa mengaku bersyukur dan menegaskan bahwa langkahnya ini didasari oleh rasa tanggung jawab moral untuk membesarkan organisasi.
“Alhamdulillah, hari ini saya mengambil formulir sebagai bakal calon Direktur LKBH Maros. Ini bukan sekadar langkah untuk maju sebagai kandidat, tetapi bentuk tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi membangun organisasi yang selama ini telah menjadi wadah pengabdian dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat,” ungkap Khairunnisa kepada awak media.
Ia juga berharap agar Mubes I LKBH Maros nanti berjalan demokratis dan bermartabat. Baginya, siapa pun yang terpilih harus mampu menjaga marwah lembaga dan meningkatkan kualitas pelayanan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.
Simbol Kesetaraan Gender
Langkah berani Khairunnisa mendapat apresiasi tinggi dari Direktur LKBH Maros periode 2023–2026, Dr. H. Muh. Iqram, S.H., M.H. Menurutnya, kehadiran figur perempuan di hari pertama pendaftaran adalah bukti nyata bahwa LKBH Maros adalah lembaga yang inklusif dan menjunjung tinggi kesetaraan.
“LKBH Maros dibangun di atas prinsip kesetaraan, profesionalisme, dan pengabdian. Kehadiran perempuan sebagai pendaftar pertama bukan sekadar mencatat sejarah, tetapi menjadi simbol bahwa ruang kepemimpinan terbuka bagi siapa pun yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen,” tegas Dr. Iqram.
Ia berharap, estafet kepemimpinan ini akan melahirkan pemimpin visioner yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan ruh perjuangan bantuan hukum.
Menuju Kontestasi yang Dinamis
Sementara itu, Ketua Panitia Mubes I LKBH Maros, Andi Tenry Mutmainna, mengingatkan bahwa proses pengambilan formulir masih akan dibuka hingga beberapa hari ke depan. Pihaknya menjamin seluruh tahapan akan berlangsung secara transparan dan akuntabel.
Berdasarkan konfirmasi panitia, bursa pemilihan diprediksi akan semakin dinamis. Sejumlah nama beken di internal LKBH Maros kabarnya mulai melakukan gerilya politik organisasi dan konsolidasi menjelang penutupan pendaftaran.
Catat! Ini Tahapan dan Timeline Mubes I LKBH Maros:
- 5–13 Juli 2026: Pengambilan formulir bakal calon Direktur.
- 14 Juli 2026: Pengembalian formulir dan verifikasi berkas.
- 15 Juli 2026: Debat kandidat serta pemaparan visi, misi, dan program kerja.
- 16 Juli 2026: Puncak acara Musyawarah Besar (Mubes) I dan Pemilihan Direktur LKBH Maros Periode 2026–2029. (Anchux)













