MAROS, Tujuhdetiknews.com – Dalam upaya mempercepat penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) serta memutus rantai penularannya di masyarakat, UPTD Puskesmas Mandai menggelar kegiatan “Skrining TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tingkat Kabupaten Maros Tahun 2026”.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Mandai, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Langkah strategis ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk memperkuat penemuan kasus TBC secara aktif melalui metode contact tracing (pelacakan kontak erat dan kontak serumah) dari penderita yang telah terdaftar dalam sistem SITB.
Kepala UPTD Puskesmas Mandai, dr. Fatmawaty, S.Ked., M.Kes., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang bertujuan mengintegrasikan layanan kesehatan guna menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan nasional , dengan mengacu pada petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Kesehatan terkait Penemuan Kasus Tuberkulosis terintegrasi CKG,” ujar dr. Fatmawaty.
Melalui integrasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ini, masyarakat dan kontak berisiko dapat lebih mudah dijangkau untuk mendapatkan:
- Pendataan dan Edukasi Kesehatan mengenai bahaya dan pencegahan TBC.
- Skrining Dini dan Pemeriksaan Diagnosis secara komprehensif.
- Pemberian Obat Anti Tuberkulosis (OAT) bagi yang terdiagnosis, serta Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak berisiko sesuai hasil pemeriksaan.
Selain mempercepat penanganan medis, program terpadu ini juga diharapkan dapat menghapus stigma negatif dan diskriminasi terhadap penderita TBC di tengah masyarakat, serta meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini.
Pihak Puskesmas Mandai mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Mandai dan sekitarnya, untuk hadir dan memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini.
“TBC Bisa Dicegah. Skrining Dini, Selamatkan Negeri. Sehatkan Diri, Sehatkan Keluarga,” kunci dr. Fatmawaty.













