• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Tuesday, September 8, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Dampak El Nino Memanjang, KIPFA Tantang Kejari Maros Usut Tuntas Penyalahgunaan Izin dan Pekerja Getah Pinus Ilegal di Camba, Cenrana, dan Mallawa

Hamzan by Hamzan
26/08/2026
in Regional
Dampak El Nino Memanjang, KIPFA Tantang Kejari Maros Usut Tuntas Penyalahgunaan Izin dan Pekerja Getah Pinus Ilegal di Camba, Cenrana, dan Mallawa

TujuhDetikNews, MAROS — Fenomena El Nino berkepanjangan yang memicu kenaikan suhu ekstrem serta kekeringan meluas kini menjadi alarm bahaya serius bagi kelestarian ekosistem hutan di Sulawesi Selatan. Maraknya gelombang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah kian mempertegas pentingnya langkah konkret, ketegasan, serta transparansi dari otoritas kehutanan dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mencegah potensi bencana yang lebih besar.

Sorotan tajam kini tertuju pada efektivitas pengawasan aktivitas ekstraksi hasil hutan di kawasan rawan bencana. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kelompok independen pencari fakta (KIPFA).

secara terbuka menyuarakan keprihatinan mendalam terkait dugaan kelalaian, penyalahgunaan izin, hingga aktivitas destruktif di kawasan hutan pinus yang membentang di Kecamatan Camba, Cenrana, dan Mallawa, Kabupaten Maros.

Aktivis KIPFA, Abd. Malik, menegaskan pihaknya tidak hanya mendesak penertiban di lapangan, tetapi juga siap membawa temuan ini ke ranah hukum. Ia menyatakan akan segera melayangkan laporan resmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros dan menantang keberanian Korps Adhyaksa tersebut untuk membongkar dugaan tindak pidana kehutanan maupun potensi kerugian negara yang melibatkannya.

“Pihak Kehutanan dan APH tidak boleh tutup mata. Kami dari KIPFA akan segera memasukkan laporan resmi ke Kejari Maros minggu ini. Kami menantang keberanian Kejari Maros untuk turun mengusut tuntas, memeriksa keabsahan izin, serta menindak tegas oknum-oknum yang bermain di balik penyerapan getah pinus ini,” ujar Abd. Malik dengan tegas.

Menurut Malik, dalam kondisi iklim kemarau ekstrem akibat El Nino, kelalaian kecil dari oknum pekerja ilegal yang mengabaikan regulasi baku demi keuntungan pribadi sangat berisiko fatal memicu kebakaran hebat dan merusak struktur penyangga alam kawasan Camba-Mallawa.

Melalui laporan resmi dan desakan penertiban ini, KIFPA menuntut tiga langkah mendesak:

  • Pendataan dan Verifikasi Lapangan: Melakukan kroscek ketat terhadap legalitas registrasi seluruh pekerja getah pinus agar beroperasi sesuai Standard Operating Procedure (SOP) kehutanan yang sah.
  • Pencegahan Potensi Karhutla: Meminimalisasi aktivitas liar yang berpotensi menggunakan metode berbahaya, seperti pembuatan pemukiman liar di dalam kawasan atau penggunaan api tak terkontrol di area rawan bakar.
  • Mitigasi Kerusakan Ekosistem: Menghentikan praktik penyadapan berlebih (over-tapping) yang berisiko mematikan pohon pinus secara masif serta mengeringkan vegetasi bawah.

KIPFA menegaskan agar Kejari Maros bersama KPH dan dinas terkait tidak menunggu bencana Karhutla atau kehancuran hutan terjadi baru bertindak. Koordinasi lintas sektor dan tindakan hukum yang transparan sangat dinantikan masyarakat demi mengamankan kawasan hutan Maros dari bahaya kerusakan lingkungan yang lebih parah. (*)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

ANTISIPASI KARHUTLA AKIBAT EL NINO EKSTREM, TIGA PILAR DESA BONTO MANURUNG KABUPATEN MAROS PERKETAT PATROLI HUSUS KAWASAN HUTAN

Next Post

Tak Kunjung Diperbaiki Pasca Banjir Bandang, LSM KIPFA Tegaskan Bakal Kawal Janji Pemerintah Soal Jembatan Puntabba Rompegading

Related Posts

Gara-Gara SPBU Jawi-Jawi Ditutup, Kades Minasa Baji Maros Khawatir Petani Gagal Garap Sawah
Regional

Gara-Gara SPBU Jawi-Jawi Ditutup, Kades Minasa Baji Maros Khawatir Petani Gagal Garap Sawah

08/09/2026
Gubernur Sulsel Pecat Oknum PNS Satpol PP Terkait Disiplin Jam Kerja dan Pungli Rekrutmen Bodong
Regional

Gubernur Sulsel Pecat Oknum PNS Satpol PP Terkait Disiplin Jam Kerja dan Pungli Rekrutmen Bodong

08/09/2026
Krisish Kelistrikan Pekan Ini: HPPMI Maros Desak Transparansi TMP dan Kompensasi Konsumen dari PLN
Regional

Krisish Kelistrikan Pekan Ini: HPPMI Maros Desak Transparansi TMP dan Kompensasi Konsumen dari PLN

07/09/2026
Next Post
Tak Kunjung Diperbaiki Pasca Banjir Bandang, LSM KIPFA Tegaskan Bakal Kawal Janji Pemerintah Soal Jembatan Puntabba Rompegading

Tak Kunjung Diperbaiki Pasca Banjir Bandang, LSM KIPFA Tegaskan Bakal Kawal Janji Pemerintah Soal Jembatan Puntabba Rompegading

POPULAR NEWS

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026
Sindikat Narkoba Lintas Provinsi Digulung di Maros, Polisi Sita 421 Gram Sabu Siap Edar

Sindikat Narkoba Lintas Provinsi Digulung di Maros, Polisi Sita 421 Gram Sabu Siap Edar

10/06/2026
Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

09/05/2026

EDITOR'S PICK

Sertifikat Prona Diduga Mengendap Puluhan Tahun, Lidik Pro Maros Desak Kejaksaan Usut Tuntas

Sertifikat Prona Diduga Mengendap Puluhan Tahun, Lidik Pro Maros Desak Kejaksaan Usut Tuntas

13/05/2026
Transparansi Tata Kelola Desa, Pemdes Bonto Manurung Gelar Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban BUMDes

Transparansi Tata Kelola Desa, Pemdes Bonto Manurung Gelar Musyawarah Laporan Pertanggungjawaban BUMDes

06/05/2026
Resmi Dilantik Bersama Ratusan Relawan PAN Selayar, Sofyan Indra Tegaskan Kesiapan Perkuat Barisan Hadapi Agenda Politik Mendatang

Resmi Dilantik Bersama Ratusan Relawan PAN Selayar, Sofyan Indra Tegaskan Kesiapan Perkuat Barisan Hadapi Agenda Politik Mendatang

30/08/2026
Eratkan Persaudaraan, OPAB GEMPA Makassar Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

Eratkan Persaudaraan, OPAB GEMPA Makassar Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

13/03/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy