• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Tuesday, September 8, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Abaikan Kemiskinan Ekstrem di Bontoa, Rumah Reyot Sabir Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah dan Baznas

Hamzan by Hamzan
05/09/2026
in Regional
Abaikan Kemiskinan Ekstrem di Bontoa, Rumah Reyot Sabir Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah dan Baznas

TujuhDetikNews, Maros — Potret ketimpangan sosial dan kelalaian pendataan kemiskinan kembali menyeruak di Kabupaten Maros. Sabir, seorang warga yang tinggal bersama keluarganya di Dusun Bua Mata, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, harus pasrah menerima kenyataan hidup jauh di bawah garis kemiskinan tanpa perhatian dari pemerintah daerah maupun lembaga penyalur bantuan.

Kondisi hunian yang ditempati Sabir bersama anak dan istrinya saat ini dapat dikategorikan sangat tidak layak dihuni. Bangunan rumah panggung sederhana tersebut berdiri dengan tiang-tiang kayu yang mulai lapuk dimakan usia. Dinding rumah yang terbuat dari seng sudah berkarat dan berlubang di berbagai sisi, sementara bagian atap bocor parah saat hujan turun. Di dalam hunian yang memprihatinkan dan membahayakan keselamatan tersebut, Sabir harus membesarkan anak-anaknya yang masih kecil.

Ironisnya, diskriminasi bantuan sangat terasa di lingkungan tempat tinggal Sabir. Beberapa warga sekitar di Dusun Bua Mata tercatat telah mendapatkan bantuan perbaikan fasilitas dan bedah rumah. Bahkan, tidak jauh dari kediamannya, rumah tetangga Sabir telah mendapatkan program bantuan bedah rumah resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Maros. Sementara itu, keluarga Sabir tidak pernah tersentuh bantuan apa pun, baik dari Pemerintah Kabupaten Maros, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), maupun Pemerintah Desa Minasa Upa yang seharusnya lebih memahami kondisi riil warganya di lapangan.

Menanggapi ketidakadilan tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KIPFA Maros melayangkan kritik keras. LSM KIPFA Maros mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Minasa Upa untuk segera turun ke lapangan dan melakukan verifikasi ulang data penerima bantuan sosial. LSM KIPFA menegaskan agar sistem pendataan dibenahi secara objektif sehingga tidak ada lagi warga miskin ekstrem yang terlewat dan terabaikan.

Di tengah keterbatasan hidupnya, Sabir hanya bisa menyuarakan harapan sederhana kepada pihak-pihak terkait. Ia sangat berharap pemerintah desa maupun daerah bersedia membuka mata dan memberikan perhatian nyata agar keluarganya dapat memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak untuk dihuni. (**)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Siswa Angkatan 21 SMAN 8 Maros Inisiasi Event Penamatan “Last Ceremony”, Sekolah Tegaskan Bukan Program Resmi

Next Post

Tak Sebanding Beban Kerja dan UMR, Operator SPBU di Maros Menjerit Hanya Digaji Rp1,5 Juta Tanpa Jaminan Kesehatan

Related Posts

Gara-Gara SPBU Jawi-Jawi Ditutup, Kades Minasa Baji Maros Khawatir Petani Gagal Garap Sawah
Regional

Gara-Gara SPBU Jawi-Jawi Ditutup, Kades Minasa Baji Maros Khawatir Petani Gagal Garap Sawah

08/09/2026
Gubernur Sulsel Pecat Oknum PNS Satpol PP Terkait Disiplin Jam Kerja dan Pungli Rekrutmen Bodong
Regional

Gubernur Sulsel Pecat Oknum PNS Satpol PP Terkait Disiplin Jam Kerja dan Pungli Rekrutmen Bodong

08/09/2026
Krisish Kelistrikan Pekan Ini: HPPMI Maros Desak Transparansi TMP dan Kompensasi Konsumen dari PLN
Regional

Krisish Kelistrikan Pekan Ini: HPPMI Maros Desak Transparansi TMP dan Kompensasi Konsumen dari PLN

07/09/2026
Next Post
Tak Sebanding Beban Kerja dan UMR, Operator SPBU di Maros Menjerit Hanya Digaji Rp1,5 Juta Tanpa Jaminan Kesehatan

Tak Sebanding Beban Kerja dan UMR, Operator SPBU di Maros Menjerit Hanya Digaji Rp1,5 Juta Tanpa Jaminan Kesehatan

POPULAR NEWS

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026
Sindikat Narkoba Lintas Provinsi Digulung di Maros, Polisi Sita 421 Gram Sabu Siap Edar

Sindikat Narkoba Lintas Provinsi Digulung di Maros, Polisi Sita 421 Gram Sabu Siap Edar

10/06/2026
Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

Disparpora Maros Klarifikasi Tarif Tiket Bantimurung, Pelajar Kini Bayar Rp15 Ribu

09/05/2026

EDITOR'S PICK

LSM KIPFA Desak Kapolres Maros Tindak Tegas Tambang Tanpa IUP Penyuplai Material Perumahan

LSM KIPFA Desak Kapolres Maros Tindak Tegas Tambang Tanpa IUP Penyuplai Material Perumahan

13/08/2026
Sukseskan Program GEMAR Bupati Maros, Ayah di SDN 234 Barambang Antusias Ambil Rapor Anak

Sukseskan Program GEMAR Bupati Maros, Ayah di SDN 234 Barambang Antusias Ambil Rapor Anak

20/06/2026
Support Ketua Gapensi Maros : Geliat Ekonomi Maros, After Taste Cafe Resmi Beroperasi Di Jalan Cendana

Support Ketua Gapensi Maros : Geliat Ekonomi Maros, After Taste Cafe Resmi Beroperasi Di Jalan Cendana

23/03/2026
Pemdes Nisombalia Angkat Bicara Terkait Polemik Program PRONA 2006

Pemdes Nisombalia Angkat Bicara Terkait Polemik Program PRONA 2006

11/05/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy