MAROS — Insiden kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan tabrak lari kembali mencoreng keamanan berkendara di jalur cepat. Seorang pengendara sepeda motor wanita mengalami luka-luka parah, termasuk patah tulang pada kedua bagian lengan kanannya, usai disenggol oleh sebuah mobil minibus di Jalan Arah Makassar menuju Bandara Lama, Kabupaten Maros, pada Kamis malam (23/10) sekitar pukul 18.20 WITA.
Peristiwa nahas yang terjadi menjelang waktu malam tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas. Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), korban saat itu tengah berboncengan menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya insiden mengerikan itu terjadi.
Menurut keterangan dari salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, musibah bermula ketika sepeda motor yang ditumpangi korban melaju di jalur tersebut. Secara tiba-tiba, sebuah kendaraan roda empat jenis Daihatsu Grand Max berwarna putih melaju kencang dari arah Kota Makassar menuju kawasan Bandara Lama. Mobil tersebut diduga melaju dengan kecepatan di atas rata-rata sehingga kehilangan ruang gerak yang aman dan menyenggol kendaraan korban.
“Mobil Grand Max putih itu melaju sangat kencang dari arah Makassar menuju Bandara Lama. Begitu menyenggol motor korban, pengendara langsung terjatuh. Yang sangat disayangkan, pengemudi mobil tersebut tidak memperlambat lajunya sama sekali, melainkan terus tancap gas meninggalkan lokasi kejadian,” ujar saksi mata di lokasi dengan nada geram.
Akibat benturan keras serta terjatuh ke atas aspal, korban langsung tak berdaya. Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan ke jalan untuk memberikan pertolongan pertama. Korban yang mengerang kesakitan diketahui mengalami luka serius, di antaranya patah pada dua titik di bagian lengan kanan akibat hantaman yang cukup kuat.
Sesaat setelah kejadian, warga sempat berupaya mengejar laju kendaraan pelaku, namun mobil Grand Max putih tersebut keburu melenggang jauh dan menghilang di tengah padatnya arus lalu lintas malam itu. Hingga berita ini diturunkan, identitas maupun keberadaan pengemudi beserta kendaraan yang diduga sebagai pelaku tabrak lari tersebut masih belum diketahui.
Pihak keluarga korban yang mendapati kabar duka ini langsung mendatangi fasilitas kesehatan tempat korban mendapatkan perawatan medis darurat. Keluarga bersama kerabat korban menyatakan kekecewaannya atas sikap tidak bertanggung jawab dari pengemudi mobil tersebut. Mereka berharap agar pihak berwajib segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) atau keterangan tambahan dari saksi-saksi di sepanjang jalur menuju Bandara Lama.
“Kami sangat berharap pengemudi mobil Grand Max putih itu memiliki nurani dan itikad baik untuk segera menyerahkan diri serta bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya kepada anak/keluarga kami. Perbuatan melarikan diri setelah mencelakakan orang lain adalah tindakan pengecut,” ujar salah satu perwakilan keluarga korban dengan penuh Harap.
Sehubungan dengan insiden ini, pihak kepolisian setempat diimbau untuk segera melakukan penyelidikan mendalam, mengingat jalur Bandara Lama sering kali menjadi titik rawan pelanggaran batas kecepatan pada jam-jam tertentu.
Bagi masyarakat luas, khususnya para pengendara yang melintas atau warga yang tinggal di sekitar jalur Bandara Lama Kabupaten Maros, jika sempat melihat, merekam, atau mengetahui ciri-ciri khusus dari mobil Daihatsu Grand Max putih yang melaju kencang pada Kamis malam (23/10) sekitar pukul 18.20 WITA, sangat diharapkan untuk segera melaporkannya kepada kantor kepolisian terdekat atau menghubungi pihak redaksi guna membantu mempercepat proses pencarian pelaku. (Safar)













