MAROS — Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman barang haram, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Maros kembali menunjukkan komitmen nyatanya. Kali ini, Kasat Resnarkoba Polres Maros hadir secara langsung untuk memberikan materi serta pembekalan edukatif dalam kegiatan Sosialisasi Anti Narkoba kepada para Finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros.
Kegiatan yang berlangsung intensif dan interaktif tersebut digelar pada Sabtu (24/10/2026) mulai pukul 10.30 hingga 11.30 WITA, bertempat di Gedung PKK Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.
Dalam karantina para finalis tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Maros menyampaikan pesan-pesan penting terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya yang berfokus pada bahaya laten penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
Ada empat poin mendasar yang menjadi penekanan utama dalam materi yang disampaikan:
- Bahaya Narkoba bagi Masa Depan Generasi Muda: Mengingatkan para pelajar dan peserta terkait dampak merusak narkoba bagi kesehatan fisik serta mental, sekaligus konsekuensi hukum berat yang harus dihadapi jika terjerat barang terlarang tersebut.
- Waspada Terhadap Modus Jaringan Peredaran Gelap: Mendorong peserta untuk senantiasa waspada terhadap berbagai trik dan cara bujuk rayu jaringan narkoba. Jaringan peredaran kerap menargetkan remaja sebagai pengguna pemula dengan tawaran iming-iming penghasilan menggiurkan, yang pada akhirnya justru merusak masa depan dan menyeret korban ke ranah hukum.
- Edukasi Hukum dan Aturan Perundang-Undangan: Memberikan pemahaman komprehensif mengenai aspek legalitas, regulasi undang-undang narkotika, serta sanksi pidana yang membayangi para pelaku maupun pengguna.
- Bahaya Penggunaan Vape dan Rokok Elektrik: Menyoroti maraknya tren penggunaan vape dan rokok elektrik di kalangan remaja yang juga menyimpan bahaya kesehatan serta berpotensi menjadi pintu masuk penyalahgunaan zat berbahaya lainnya.
Langkah ini merupakan wujud nyata kepedulian Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya melalui sektor pendidikan dan pembinaan kepemudaan. Melalui pembekalan ini, para Finalis Duta Anti Narkoba diharapkan tidak hanya siap menata masa depan yang cerah, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Maros tetap kondusif.
Duta Anti Narkoba terpilih nantinya diamanahkan untuk menjadi agen perubahan (agent of change) yang secara masif menyebarkan edukasi serta bahaya narkoba, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat luas.
Kasat Narkoba Polres Maros, Iptu Asri Arif, S.H., menegaskan pentingnya peran pemuda dalam perang melawan narkoba.
“Para finalis Duta Anti Narkoba ini adalah benteng terdepan sekaligus mitra strategis kepolisian dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa. Melalui edukasi dan pemahaman hukum yang kuat sejak dini, kami berharap mereka mampu menjadi teladan serta pembawa pesan positif di lingkungannya masing-masing agar Maros terbebas dari bahaya peredaran gelap narkotika,” ujar Kasat Narkoba Polres Maros, Iptu Asri Arif, S.H.
Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi dan pembekalan materi berjalan dengan aman, tertib, lancar, serta mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta finalis. (Ac)













