Tujuhdetiknews, MAROS – Suasana penuh keceriaan dan semangat kebersamaan menyelimuti Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan warga dari berbagai kalangan usia tumpah ruah memadati lapangan desa untuk mengikuti dan menyaksikan beragam perlombaan unik yang digelar oleh panitia pelaksana.
Sejak pagi hari, kemeriahan sudah terasa ketika deretan perlombaan tradisional mulai dipertandingkan. Salah satu yang paling menyedot perhatian dan mengocok perut penonton adalah pertandingan sepak bola mini antar-emak-emak. Dengan mengenakan daster dan riasan lucu, para ibu rumah tangga ini tampil serba heboh mengejar bola tanpa canggung. Gelak tawa dan sorak-sorai penonton tak henti-hentinya menggema setiap kali terjadi momen menggelitik di tengah lapangan.
Suasana kian meriah saat panitia menggelar lomba tangkap bebek. Puluhan peserta yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa berhamburan di area lumpur, saling berebut menangkap bebek yang berlari lincah. Tak sedikit peserta yang harus rela kotor berlumuran lumpur demi bisa membawa pulang hadiah. Untuk menambah semangat para peserta, pihak panitia juga telah menyiapkan berbagai macam doorprize menarik bagi para pemenang dan warga yang beruntung.
Ketua Penyelenggara Semarak Merah Putih Peringatan Hari Merdeka, H. Amirudin Dg Tunru, S.Sos., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini dengan aman dan meriah.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan partisipasi aktif masyarakat. Tujuan utama kita bukan sekadar mencari pemenang, melainkan merawat tali silaturahmi, menumbuhkan jiwa gotong royong, serta menghidupkan kembali rasa kebersamaan antarwarga dalam momen bersejarah Kemerdekaan RI ini,” ujar H. Amirudin di sela-sela acara.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Tenrigangkae, H. Wahyu Febry. Beliau mengaku sangat bangga melihat tingginya antusiasme warga Desa Tenrigangkae dalam mengisi hari kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan menghibur.
“Semangat warga sangat luar biasa. Momen tahunan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa persatuan dan keharmonisan masyarakat Desa Tenrigangkae sangat kuat. Kami berharap antusiasme dan rasa kekeluargaan ini terus terjaga, tidak hanya saat perayaan 17 Agustus saja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari untuk membangun desa kita tercinta,” pungkas H. Wahyu Febry.
Rangkaian acara peringatan kemerdekaan di Desa Tenrigangkae ini pun ditutup dengan pembagian hadiah dan doorprize utama yang disambut gelak tawa serta rasa puas oleh seluruh warga yang hadir.













