• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Sunday, November 8, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir

Red-01 by Red-01
07/11/2026
in Regional
TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir

MAROS — Riuk pikuk aktivitas perdagangan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kabupaten Maros kini diwarnai dengan sengkarut keterbatasan ruang. Saban pagi, ketika transaksi jual-beli hasil laut mencapai puncaknya, pemandangan tak biasa justru terlihat di luar area utama pelelangan. Sejumlah pedagang terpaksa mengokupasi halaman parkir untuk memajang barang dagangannya lantaran area dalam pelelangan yang semakin menyempit dan padat.

Kondisi memprihatinkan ini ditengarai kuat akibat berdirinya sebuah bangunan pabrik es batu di dalam kawasan pelelangan ikan. Fasilitas yang seharusnya menjadi penyokong utama kelancaran usaha para pedagang dan nelayan tersebut justru menjelma menjadi ‘benalu’ ruang yang memangkas hak-hak pedagang kecil.

Berdasarkan pantauan di lapangan saat subuh hingga pagi hari, aktivitas transaksi tak lagi terkonsentrasi penuh di lapak-lapak resmi. Penggunaan area parkir kendaraan sebagai tempat berjualan darurat tak hanya mengganggu kenyamanan pengunjung, tetapi juga memicu persoalan lingkungan baru. Air sisa penanganan ikan—termasuk lelehan es dan ceceran limbah dari wadah styrofoam—terlihat mengalir bebas melintasi beton halaman parkir. Imbasnya, genangan air amis dan bau menyengat yang tak sedap menyambut setiap warga yang datang.

Kepala Pelelangan dan Pendaratan Ikan Dinas Perikanan Kabupaten Maros, Burhan, tak menampik kondisi serba salah tersebut. Kepada awak media, Burhan blak-blakan menyebut keberadaan struktur bangunan pabrik es batu itulah yang memakan space vital dan menjadi pemicu utama menyusutnya ruang gerak pedagang.

“Kondisinya memang demikian. Keberadaan bangunan pabrik es itu membuat ruang aktivitas pedagang jauh berkurang,” ujar Burhan.

Sengkarut ini kian memanas setelah terungkapnya ketidakjelasan legalitas dan pemanfaatan lahan bangunan pabrik es tersebut. Burhan mengaku sama sekali tidak memegang rincian dokumen perizinan berdirinya pabrik di atas tanah milik daerah itu. Sepengetahuannya, izin pengelolaan lokasi awal hanya diberikan secara personal kepada pemilik gudang pada masa kepemimpinan almarhum Muhisal Masi saat menjabat Kepala Dinas Perikanan Maros.

Tak berhenti di situ, Burhan juga mengungkapkan fakta mengejutkan terkait retribusi. Selama kurun waktu tiga bulan terakhir, pihak pengelola pabrik es tersebut disinyalir tidak pernah menyetorkan kontribusi finansial maupun PAD kepada Pemerintah Kabupaten Maros.

Ironisnya, ketika persoalan ini mencuat ke publik, Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Maros, Nuryadin, dilaporkan belum mengetahui secara pasti duduk perkara maupun keabsahan dokumen perizinan bangunan tersebut.

Menanggapi carut-marutnya pengelolaan TPI Maros, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Maros, Rahman, menegaskan pihaknya siap turun tangan. Namun, ia menekankan perlunya ada laporan resmi yang masuk agar Inspektorat memiliki pijakan hukum dan dasar administratif yang kuat untuk melakukan pemeriksaan mendalam.

“Kami minta ada laporan resmi sebagai dasar bagi Inspektorat untuk melakukan audit dan pemeriksaan terhadap perizinan maupun pengelolaan lokasi tersebut,” tegas Rahman saat dihubungi secara terpisah.

Persoalan ini mendesak untuk segera diselesaikan mengingat TPI Maros merupakan urat nadi perekonomian ratusan nelayan dan pedagang lokal. Pemerintah Kabupaten Maros dituntut bergerak cepat melakukan evaluasi total terhadap pemanfaatan aset daerah, menata ulang tata ruang pelelangan, serta membereskan sanitasi limbah agar lingkungan tidak semakin tercemar.

Jangan sampai pembiaran atas bangunan berfasilitas khusus yang ambigu ini terus menggerus hak-hak pedagang kecil yang menggantungkan asap dapur mereka setiap hari di TPI Maros. (Ac)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Dinas Pertanian Maros Gencarkan Pengawasan: Bidang Sapras Turun Langsung Lakukan Monev Alsintan di Desa Tanete

Next Post

Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja

Related Posts

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo
Regional

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo

07/11/2026
Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja
Regional

Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja

07/11/2026
Dinas Pertanian Maros Gencarkan Pengawasan: Bidang Sapras Turun Langsung Lakukan Monev Alsintan di Desa Tanete
Regional

Dinas Pertanian Maros Gencarkan Pengawasan: Bidang Sapras Turun Langsung Lakukan Monev Alsintan di Desa Tanete

06/11/2026
Next Post
Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja

Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

01/11/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026

EDITOR'S PICK

Pesangon Purna Tugas PT PKM Pangkep Diduga Dicicil Rp3 Juta per Bulan, Karyawan 30 Tahun Kerja Minta Perusahaan Ditutup Jika Tak Sanggup Bayar

Pesangon Purna Tugas PT PKM Pangkep Diduga Dicicil Rp3 Juta per Bulan, Karyawan 30 Tahun Kerja Minta Perusahaan Ditutup Jika Tak Sanggup Bayar

27/08/2026
Lapas Kelas II B Kabupaten Maros Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi GEBRAK PHBS

Lapas Kelas II B Kabupaten Maros Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi GEBRAK PHBS

28/04/2026
Kejari Maros Atensi Laporan KIPFA-RI Soal Dugaan Ilegal Penyadapan Getah Pinus 100 Hektar di Desa Laiya

Kejari Maros Atensi Laporan KIPFA-RI Soal Dugaan Ilegal Penyadapan Getah Pinus 100 Hektar di Desa Laiya

17/09/2026
Tekan Angka Kenakalan Remaja, Kapolres Maros Ingatkan Peran Vital Orangtua Awasi Pergaulan Anak

Tekan Angka Kenakalan Remaja, Kapolres Maros Ingatkan Peran Vital Orangtua Awasi Pergaulan Anak

09/10/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy