MALINO, GOWA – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sulawesi Selatan sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Bersama se-Sulsel yang berlangsung di kawasan wisata Malino, Kabupaten Gowa, pada 23–24 Mei 2026.
Musda akbar sayap pemuda Partai Amanat Nasional ini dibuka langsung Ketua DPW PAN Sulsel, H. Ashabul Kahfi, sekaligus menjadi momentum sakral penetapan nakhoda baru DPD BM PAN pada 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Ketua DPW BM PAN Sulsel, Chaidir Syam, menegaskan Musda bersama ini merupakan bagian penting dari mekanisme organisasi seiring dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan DPD periode sebelumnya.
Namun, lebih dari sekadar penyegaran struktural, momentum ini memiliki dua agenda strategis.
”Musda ini adalah persiapan matang menyambut pelaksanaan Kongres BM PAN yang akan dihelat pada bulan Juli mendatang di Banten. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah bagaimana Barisan Muda PAN solid bergerak ikut mendukung dan mengawal persiapan pemenangan PAN, khususnya di Sulawesi Selatan,” ujar Chaidir Syam.
Selain membahas agenda strategis partai, BM PAN Sulsel dalam Musda kali ini juga secara bulat menyatakan sikap mendukung penuh Mitra Fakhruddin untuk maju sebagai calon Ketua Umum DPP BM PAN pada kongres mendatang.
Melalui dinamika musyawarah yang hangat dan demokratis, Musda kali ini berhasil menetapkan komposisi kepengurusan baru di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Untuk wilayah Ajatappareng dan sekitarnya, amanah kepemimpinan diserahkan kepada Muh. Sapril di Parepare, Usman Ahmad di Sidrap, dan Herianto yang menakhodai Pinrang.
Bergeser ke wilayah Bosowasipilu, tongkat estafet kepemimpinan kini dipegang oleh Abd. Rahim di Wajo, Ibnu Munsyir di Soppeng, dan Irfan di Bone.
Sementara itu, untuk wilayah Luwu Raya, regenerasi kepemimpinan berjalan mulus dengan terpilihnya Adri Irawan Mus di Luwu, Kadri Rahmat di Luwu Utara, Muh. Rivaldi di Luwu Timur, serta Darsuni Dwi Putra yang memimpin Kota Palopo.
Di kawasan pegunungan, Muh. Jalil resmi memimpin Enrekang, didampingi Sainal Arifin di Tana Toraja dan Anshar Tangkesalu di Toraja Utara.
Bergeser ke wilayah selatan, jajaran ketua terpilih diisi oleh Firki Arisandi di Bulukumba, Kahar di Bantaeng, dan Ramli di Sinjai.
Untuk wilayah pesisir barat dan selatan, posisi strategis ini dipercayakan kepada Muh. Qadri Amir di Jeneponto, Nurarzysyam Rani di Takalar, Aris Mufli di Gowa, serta Asbullah yang siap mengibarkan panji organisasi di Kepulauan Selayar.
Terakhir, untuk wilayah metropolitan Makassar dan daerah penyangganya, nakhoda baru BM PAN kini digawangi oleh Muh. Amin Fauzi di Makassar, Muh. Arie Anugrah di Maros, Faizal Abdullah di Pangkep, serta A. Ikbal Husni yang resmi memimpin Barru.
Chaidir Syam yang juga menjabat Bupati Maros ini berharap, dengan rampungnya struktur kepengurusan yang diisi semangat muda ini, BM PAN se-Sulsel pun menyatakan siap bertransformasi menjadi motor penggerak utama pemuda dalam mengawal kejayaan partai di masa depan.












