• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Wednesday, October 28, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Soroti Kasus Eks Pejabat Kejaksaan, LKBH Maros: Ini Ujian Criminal Justice System, Bukan Perang Antar-Lembaga!

Red-01 by Red-01
12/07/2026
in Regional
Soroti Kasus Eks Pejabat Kejaksaan, LKBH Maros: Ini Ujian Criminal Justice System, Bukan Perang Antar-Lembaga!

SULSEL , MAROS— Dugaan kasus tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan pejabat tinggi Kejaksaan Agung RI tengah menyita perhatian publik. Menanggapi dinamika tersebut, Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros, Dr. H. Muh. Iqram, S.H., M.H., angkat bicara memberikan pandangan hukum dan akademisnya.

Kepada media, akademisi hukum ini menegaskan bahwa jika informasi tersebut benar dan telah diproses secara resmi, maka penanganannya harus dilihat sebagai mekanisme checks and balances yang sehat dalam sistem hukum Indonesia, bukan sebuah konflik atau pertarungan antar-institusi penegak hukum.

Dr. Iqram menekankan bahwa Indonesia sebagai negara hukum (rechtstaat) memegang teguh prinsip di mana tidak ada satu pun individu yang kebal hukum.

“Prinsip equality before the law harus berlaku tanpa membedakan jabatan, institusi, maupun kedudukan seseorang. Namun, prinsip ini wajib berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap due process of law dan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence),” ujar Iqram kepada Metro Sulsel, Sabtu (11/7/2026).

Ia mengingatkan bahwa status tersangka bukanlah ketukan palu hakim yang menyatakan seseorang bersalah, melainkan bagian dari proses pembuktian yang nantinya akan diuji secara transparan di persidangan.

Secara akademis, Iqram menilai perkara yang melibatkan sesama aparat penegak hukum merupakan ujian berat sekaligus pembuktian kualitas criminal justice system di Indonesia. Di sinilah independensi penyidik, objektivitas penuntut umum, serta imparsialitas hakim dipertaruhkan agar tidak terintervensi oleh kepentingan luar.

Masyarakat juga diimbau untuk bijak dan tidak menggiring opini bahwa kasus ini adalah “perang” antara Polri dan Kejaksaan. Kedua lembaga ini adalah pilar strategis yang saling melengkapi.

“Justru jika aparat mampu memproses dugaan pelanggaran yang melibatkan pejabat dari institusi penegak hukum sendiri secara profesional, transparan, dan akuntabel, hal itu akan memperkuat legitimasi hukum dan meningkatkan public trust terhadap negara,” tambahnya.

Lebih lanjut, LKBH Maros mengingatkan agar seluruh proses hukum—mulai dari penyidikan hingga persidangan—tetap bersandar pada alat bukti yang sah sesuai hukum acara pidana yang berlaku. Hal ini penting demi menghindari kesan kriminalisasi maupun impunitas.

“Hukum tidak boleh dijadikan alat kekuasaan, tetapi juga tidak boleh dilemahkan oleh kekuasaan. Supremasi hukum hanya akan lahir jika ada keberanian menegakkan hukum dengan tetap menghormati hak asasi manusia,” tegas Iqram.

Di akhir wawancara, LKBH Maros mengajak masyarakat Sulawesi Selatan dan Indonesia pada umumnya untuk tetap kritis namun objektif, serta menghindari trial by omission atau penghakiman di media sosial sebelum ada putusan inkrah dari pengadilan. Sinergi, profesionalisme, dan integritas antara Kepolisian dan Kejaksaan harus tetap dijaga demi tegaknya fondasi keadilan di tanah air.

(Anchux)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bawa Badik di Jok Motor, Pemuda di Maros Terjaring Operasi Pekat Lipu 2026

Next Post

Sawah Sering Kekeringan, Kabid Sapras Maros Tinjau Lokasi Usulan Embung di Desa Terpencil Bonto Manurung

Related Posts

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan
Regional

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan

28/10/2026
Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98
Regional

Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98

28/10/2026
Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara
Regional

Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara

28/10/2026
Next Post
Sawah Sering Kekeringan, Kabid Sapras Maros Tinjau Lokasi Usulan Embung di Desa Terpencil Bonto Manurung

Sawah Sering Kekeringan, Kabid Sapras Maros Tinjau Lokasi Usulan Embung di Desa Terpencil Bonto Manurung

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026

EDITOR'S PICK

Krisis El Nino Mengancam, Penampungan Air Pattotongan Menipis: PDAM Maros Imbau Warga Hemat Air

Krisis El Nino Mengancam, Penampungan Air Pattotongan Menipis: PDAM Maros Imbau Warga Hemat Air

11/08/2026
Sawah Sering Kekeringan, Kabid Sapras Maros Tinjau Lokasi Usulan Embung di Desa Terpencil Bonto Manurung

Sawah Sering Kekeringan, Kabid Sapras Maros Tinjau Lokasi Usulan Embung di Desa Terpencil Bonto Manurung

11/07/2026
Proyek Rehabilitasi Kanal Banjir di Maros Diduga Salah Sasaran, LEMKIRA Desak Kejari Turun Tangan

Proyek Rehabilitasi Kanal Banjir di Maros Diduga Salah Sasaran, LEMKIRA Desak Kejari Turun Tangan

12/08/2026
Warga Keluhkan Gudang Cokelat dan Cengkeh di Kawasan Perumahan, Satpol PP Akan Kembali Turun ke Lokasi

Warga Keluhkan Gudang Cokelat dan Cengkeh di Kawasan Perumahan, Satpol PP Akan Kembali Turun ke Lokasi

06/07/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy