• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Wednesday, October 28, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Pesangon Purna Tugas PT PKM Pangkep Diduga Dicicil Rp3 Juta per Bulan, Karyawan 30 Tahun Kerja Minta Perusahaan Ditutup Jika Tak Sanggup Bayar

Red-01 by Red-01
27/08/2026
in Regional
Pesangon Purna Tugas PT PKM Pangkep Diduga Dicicil Rp3 Juta per Bulan, Karyawan 30 Tahun Kerja Minta Perusahaan Ditutup Jika Tak Sanggup Bayar

TujuhDetikNews , PANGKEP — Praktik pembayaran hak purna tugas yang dinilai mengangkangi regulasi ketenagakerjaan kembali mencuat di Kabupaten Pangkep. PT Prima Karya Manunggal (PKM) diduga kuat menerapkan kebijakan sepihak dengan membayar uang pesangon secara dicicil sebesar Rp3 juta per bulan kepada sejumlah pekerjanya yang telah memasuki masa pensiun.

Tak hanya soal skema pembayaran mengecer, kepastian mengenai rincian dan nominal total pesangon yang seharusnya diterima para purna tugas tersebut hingga kini masih simpang siur tanpa transparansi yang jelas dari manajemen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sekitar 124 pekerja yang terdaftar sebagai penerima pesangon purna tugas. Namun pada pencairan tahap awal, baru 19 pekerja yang menerima pembayaran dengan skema cicilan Rp3 juta tersebut. Mekanisme ini dinilai sangat merugikan mantan pekerja serta tidak memiliki dasar hukum yang sah dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan.

Salah satu narasumber yang enggan diidentifikasi mengeluhkan kebijakan sepihak tersebut. Ia menegaskan bahwa besaran dan metode pencairan yang diterapkan perusahaan sangat jauh dari ekspektasi serta ketentuan normatif perundang-undangan. Kebijakan mencicil hak masa tua dengan nominal minim tersebut justru memperpanjang beban ekonomi para pensiunan yang mendesak kebutuhan hidup sehari-hari.

Kekecewaan mendalam diungkapkan oleh perwakilan purna tugas yang telah mengabdi puluhan tahun di perusahaan tersebut. Dengan nada tegas, ia menyuarakan kekecewaannya atas ketidakpastian hak yang mereka hadapi saat ini.

“Kami sudah lebih dari 30 tahun mendedikasikan hidup bekerja sebagai karyawan di perusahaan ini. Jika memang pihak perusahaan sudah tidak sanggup lagi membayar pesangon kami secara utuh sesuai regulasi, lebih baik perusahaan tersebut ditutup saja sekalian,” ujar salah satu perwakilan purna tugas dengan nada kecewa.

)Menanggapi situasi yang kian memanas ini, para pekerja mendesak Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pangkep dan lembaga pengawas ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Selatan untuk segera turun tangan. Mereka meminta otoritas berwenang melakukan investigasi mendalam, memanggil pihak manajemen PT Prima Karya Manunggal, serta mengambil tindakan tegas demi menjamin pemenuhan hak-hak purna tugas sesuai regulasi yang berlaku. (**)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

LSM KIPFA-RI Resmi Laporkan Dugaan Penyadapan Getah Pinus Ilegal Ratusan Hektar di Cenrana ke Kejari Maros

Next Post

Glow Up Tanpa Anemia: Poltekkes Makassar Ajak Remaja Putri Desa Borongtala Jadi “Anemia Fighter”

Related Posts

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan
Regional

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan

28/10/2026
Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98
Regional

Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98

28/10/2026
Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara
Regional

Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara

28/10/2026
Next Post
Glow Up Tanpa Anemia: Poltekkes Makassar Ajak Remaja Putri Desa Borongtala Jadi “Anemia Fighter”

Glow Up Tanpa Anemia: Poltekkes Makassar Ajak Remaja Putri Desa Borongtala Jadi "Anemia Fighter"

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026

EDITOR'S PICK

Hadirkan Kemudahan Layanan Adminduk Inklusif, Pemdes Bontomanurung dan Bontosomba Maros Gandeng INCLUSI

Hadirkan Kemudahan Layanan Adminduk Inklusif, Pemdes Bontomanurung dan Bontosomba Maros Gandeng INCLUSI

22/05/2026
Tiga Tahun Menanti, Warga Puntabba Rompegading Siap Gelar Aksi Damai Menagih Jembatan

Tiga Tahun Menanti, Warga Puntabba Rompegading Siap Gelar Aksi Damai Menagih Jembatan

28/08/2026
Di Duga Bermasalah Sejak Awal, Dapur MBG Tetap Lolos dan Beroperasi Di Kabupaten Maros

Di Duga Bermasalah Sejak Awal, Dapur MBG Tetap Lolos dan Beroperasi Di Kabupaten Maros

11/04/2026
Kekeringan Makin Memprihatinkan, BPBD Maros Pinjam Mobil Tangki 10 Ribu Liter Milik Angkasa Pura demi Pasokan Air Bersih

Kekeringan Makin Memprihatinkan, BPBD Maros Pinjam Mobil Tangki 10 Ribu Liter Milik Angkasa Pura demi Pasokan Air Bersih

19/10/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy