MAROS — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak begitu kental di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Maros. Dalam rangka memperingati momentum bersejarah Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2, jajaran Lapas Maros menggelar aksi sosial bertajuk “Imipas Peduli Aksi Bersih-Bersih Lingkungan Kantor” pada Rabu (4/11). Kegiatan ini dipusatkan di area sekitar perkantoran dengan fokus utama pembersihan halaman serta fasilitas publik di lingkungan lapas.
Sejak pagi hari, suasana kekeluargaan sudah mendominasi halaman kantor Lapas Maros. Seluruh jajaran petugas tampak antusias turun tangan bersama-sama. Dengan membawa peralatan kebersihan seadanya, mereka bahu-membahu membersihkan pelataran kantor dari tumpukan sampah plastik, dedaunan kering yang berserakan, hingga rumput liar yang mulai meninggi. Aksi gotong royong ini tidak hanya sekadar membersihkan fisik bangunan, tetapi juga merajut keakraban antarpegawai di luar rutinitas kedinasan sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, yang memimpin langsung jalannya aksi tersebut, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi lembaganya terhadap pelestarian lingkungan. Ia menilai bahwa peringatan hari besar instansi tidak semestinya hanya diisi dengan kegiatan seremonial yang kaku, melainkan harus diterjemahkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung, baik bagi internal kantor maupun masyarakat luas.
“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh petugas semakin peduli terhadap kebersihan tempat kerja dan menjadikan budaya gotong royong sebagai kebiasaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegas Ali Imran di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Ali Imran menjelaskan bahwa lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan asri memiliki korelasi langsung dengan produktivitas kerja pegawai. Suasana kantor yang segar dan tertata dengan baik diyakini mampu menghadirkan energi positif, sehingga para petugas dapat menjalankan tugas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan dengan lebih optimal.
Tidak hanya berdampak pada kenyamanan internal pegawai, pembenahan lingkungan kantor ini juga membawa angin segar bagi masyarakat luar. Lapas Kelas IIB Maros sebagai institusi pelayanan publik menyadari betul bahwa kesan pertama (first impression) dari masyarakat yang datang berkunjung sangat dipengaruhi oleh kerapian fisik kantor. Dengan lingkungan yang bersih dan tertib, masyarakat yang membutuhkan layanan pemasyarakatan akan merasa lebih nyaman, dihargai, dan disambut dengan suasana yang profesional.
Rangkaian kegiatan Imipas Peduli ini sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh insan pemasyarakatan di Lapas Maros untuk terus instrospeksi dan meningkatkan kualitas pengabdian. Semangat kebersamaan yang terpancar dari peluh para petugas yang bergotong royong diharapkan tidak berhenti hanya pada momentum peringatan hari bhakti saja, melainkan terus mendarah daging dan terimplementasikan secara konsisten dalam kehidupan kerja sehari-hari.
Melalui suksesnya aksi bersih-bersih ini, Lapas Kelas IIB Maros sekali lagi membuktikan komitmen kuatnya untuk tidak hanya bertransformasi dalam hal penegakan hukum dan pembinaan warga binaan, tetapi juga peduli terhadap aspek estetika, kesehatan, dan kelestarian lingkungan sekitar. Semangat Imipas Peduli diharapkan terus bergema, menjadi suntikan motivasi bagi seluruh jajaran untuk senantiasa menghadirkan karya nyata, dedikasi tinggi, serta pengabdian yang berdampak luas bagi bangsa dan negara. (Ac)













