• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Sunday, November 8, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja

Red-01 by Red-01
07/11/2026
in Regional
Parah! Pelaku Asusila Anak di Maros Malah Kabur, PPA Polres Maros Dituding Lamban Kerja

MAROS – Penanganan kasus dugaan tindak pidana kejahatan terhadap anak di bawah umur yang ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros mendadak menuai sorotan tajam serta kecaman keras dari pihak keluarga korban. Aparat kepolisian dinilai lamban dan tidak profesional dalam merespons laporan, sehingga diduga memberikan celah bagi terduga pelaku untuk melarikan diri dari wilayah hukum Kabupaten Maros.

Kasus pelik ini mencuat ke permukaan setelah seorang ibu bernama Rohaeni Fahrunisah (33) mendatangi Markas Kepolisian Resor Maros untuk menuntut keadilan. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan nomor: LP/B/277/VIII/2026/SPKT/POLRES MAROS/POLDA SULAWESI SELATAN yang diterbitkan pada tanggal 22 Agustus 2026, pihak keluarga resmi melaporkan insiden keji yang menghancurkan masa depan korban.

Berdasarkan uraian kronologi dalam laporan kepolisian tersebut, peristiwa pencabulan yang mencoreng moralitas ini terjadi di Perumahan Griya Maros Indah, Blok D3 No. 12, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Insiden kelam tersebut tidak hanya melanggar norma hukum dan susila, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis berat berupa trauma mendalam bagi korban yang seharusnya mendapatkan perlindungan khusus negara.

Merasa terpukul dan keberatan atas tindakan bejat tersebut, pihak keluarga korban segera mengambil langkah konstitusional dengan mempercayakan penegakan hukum sepenuhnya kepada kepolisian. Harapan mereka sederhana namun fundamental: aparat kepolisian bergerak cepat meringkus terduga pelaku agar proses hukum dapat berjalan transparan dan memberikan efek jera.

Namun, asa keluarga korban seketika runtuh akibat lambannya penanganan perkara di lapangan. Berdasarkan keterangan yang disampaikan langsung oleh orang tua korban kepada penyidik yang menangani kasus ini, mereka dikejutkan dengan informasi bahwa terduga pelaku kini hanya berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Status tersebut dikeluarkan bukan karena kecepatan penangkapan sejak awal, melainkan karena pergerakan penyidik yang terlampau lambat hingga memberi kesempatan pelaku kabur.

“Kami sangat kecewa dengan lambannya tindakan yang diambil oleh Unit PPA Polres Maros. Bagaimana mungkin pelaku baru dijadikan DPO setelah sekian lama laporan masuk, padahal identitas dan keberadaannya sempat terdeteksi? Keterlambatan ini jelas menunjukkan lemahnya respons cepat dari aparat,” ungkap perwakilan keluarga korban dengan nada geram.

Merespons situasi yang dinilai mencederai rasa keadilan publik ini, pihak keluarga bersama sejumlah elemen masyarakat mendesak Kapolres Maros untuk tidak tinggal diam. Mereka menuntut agar pimpinan tertinggi di Polres Maros segera turun tangan mengevaluasi total kinerja jajarannya, khususnya para personel yang bertugas di Unit PPA Satreskrim.

Evaluasi dan pembenahan menyeluruh ini dinilai sangat krusial demi memulihkan kepercayaan publik yang mulai merosot terhadap institusi penegak hukum. Kasus kejahatan terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang membutuhkan atensi khusus dan tindakan luar biasa pula, bukan penanganan yang berlarut-larut.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak berwenang di Polres Maros, termasuk kepada Kasat Reskrim dan Kanit PPA, guna mendapatkan klarifikasi resmi terkait perkembangan pengejaran terhadap terduga pelaku yang kini melarikan diri entah ke mana. (Ac)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir

Next Post

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo

Related Posts

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo
Regional

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo

07/11/2026
TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir
Regional

TPI Maros Semakin Menyempit akibat Pabrik Es, Pedagang Ikan Terpaksa Melapak di Lahan Parkir

07/11/2026
Dinas Pertanian Maros Gencarkan Pengawasan: Bidang Sapras Turun Langsung Lakukan Monev Alsintan di Desa Tanete
Regional

Dinas Pertanian Maros Gencarkan Pengawasan: Bidang Sapras Turun Langsung Lakukan Monev Alsintan di Desa Tanete

06/11/2026
Next Post
Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo

Cekcok Masalah Upah Berujung Maut di Maros, Pria Paruh Baya Nekat Tikam Rekan Pakai Badik Usai Tenggak Ballo

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

Kenaikan Kunjungan Pasien di RS dr. La Palaloi Maros: IGD Alami Over Kapasitas, Warga Diminta Manfaatkan Puskesmas Terlebih Dahulu

01/11/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026

EDITOR'S PICK

Ditinjau Langsung Wamenkes RI, UPTD Puskesmas Mandai Siap Gelar Skrining TBC Terintegrasi CKG di 12 Lokus

Ditinjau Langsung Wamenkes RI, UPTD Puskesmas Mandai Siap Gelar Skrining TBC Terintegrasi CKG di 12 Lokus

30/07/2026
PAN Sulsel Gelar Pekan Cerdas Cermat Islami (PANDai) di Pesantren DDI Hasanuddin Maros

PAN Sulsel Gelar Pekan Cerdas Cermat Islami (PANDai) di Pesantren DDI Hasanuddin Maros

05/03/2026
Aklamasi di MUBES I, Ervan Prakasa Resmi Pimpin LKBH Maros Periode 2026–2029

Aklamasi di MUBES I, Ervan Prakasa Resmi Pimpin LKBH Maros Periode 2026–2029

08/08/2026
Peringati HLUN ke-30, Kepala UPTD Puskesmas Mandai dr. Fatmawaty Berkomitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Lansia di Maros

Peringati HLUN ke-30, Kepala UPTD Puskesmas Mandai dr. Fatmawaty Berkomitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan Lansia di Maros

29/05/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy