TujuhDetikNews,MAROS – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros terus berupaya mendorong modernisasi sektor pertanian di wilayahnya. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) khusus Traktor Roda Empat (TR4) yang dipusatkan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Simbang pada Rabu (19/08/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai kelompok tani penerima bantuan alsintan traktor roda empat di Kabupaten Maros. Untuk memastikan materi yang disampaikan komprehensif dan tepat sasaran, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros menggandeng PT RUTAN Makassar sebagai mitra penyedia materi teknis dan praktis.
Program bimbingan teknis ini dirancang khusus guna meningkatkan kapasitas serta keterampilan para petani, operator, dan mekanik lokal. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam mulai dari teknik pengoperasian unit secara benar, perawatan rutin berkala, hingga penanganan gangguan mekanis ringan. Langkah ini krusial agar armada alsintan yang dialokasikan dapat beroperasi secara optimal, tahan lama, dan menekan biaya perbaikan akibat kesalahan penggunaan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Syamsul Bahri, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi pertanian bagi para pengelola lapangan.
“Pelatihan ini merupakan komitmen kami agar bantuan hibah alsintan dari pemerintah tidak sekadar menjadi aset diam, melainkan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Keterampilan para operator dan mekanik sangat menentukan tingkat efisiensi pengolahan lahan di tingkat petani.
Ketika alsintan dirawat dengan baik dan dioperasikan oleh tenaga ahli, proses produksi pertanian akan jauh lebih cepat, hemat biaya, dan pada akhirnya produktivitas hasil panen para petani di Kabupaten Maros dapat meningkat secara signifikan,” ujar Syamsul Bahri.
Pelatihan yang berlangsung interaktif ini mengombinasikan pemaparan teori di dalam ruangan serta praktik langsung pengoperasian dan perawatan unit TR4 di lapangan. Para peserta mengapresiasi tinggi inisiatif ini karena mendapatkan panduan teknis langsung dari instruktur berpengalaman, sehingga lebih percaya diri dalam mengelola bantuan alsintan di kelompok tani masing-masing.(*)













