• Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
Wednesday, October 28, 2026
Tujuhdetiknews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini
No Result
View All Result
TujuhDetikNews
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Regional
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Politik
  • Opini

Gawat Darurat RSUD La Palaloi Disorot, KIPFA Minta Bupati Maros Evaluasi Total Oknum Satpam dan Pengelola Rumah Sakit

Red-01 by Red-01
27/10/2026
in Regional
Gawat Darurat RSUD La Palaloi Disorot, KIPFA Minta Bupati Maros Evaluasi Total Oknum Satpam dan Pengelola Rumah Sakit

MAROS — Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. La Palaloi Kabupaten Maros kembali menuai sorotan tajam dan kritik keras dari publik. Alih-alih mendapatkan penanganan medis yang cepat, humanis, dan profesional, seorang pasien lansia berusia 68 tahun bersama keluarganya justru harus menghadapi perlakuan tidak menyenangkan, dugaan penolakan pelayanan tanpa alasan yang jelas, hingga aksi arogansi oknum satuan pengamanan (satpam) di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Menanggapi insiden yang terjadi pada Senin, 26 Oktober 2026 tersebut, Ketua Lembaga Kelompok Independen Pencari Fakta (KIPFA), Abd. Malik, angkat bicara dan melayangkan kecaman keras. Ia mendesak Bupati Maros untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran manajemen rumah sakit serta menindak tegas oknum-oknum yang mencoreng citra pelayanan publik di Kabupaten Maros.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden bermula ketika seorang warga bernama Ira Syahrani membawa orang tuanya, Muh. Tajuddin Hc (68), yang berada dalam kondisi fisik melemas dan mengalami ikterik (badan serta mata menguning) ke IGD RSUD dr. La Palaloi sekitar pukul 12.36 WITA untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Namun, harapan keluarga untuk segera mendapat tindakan medis cepat bertepuk sebelah tangan. Petugas medis yang bertugas beralasan bahwa seluruh tempat tidur penanganan sedang penuh. Pernyataan tersebut dinilai janggal dan kontradiktif lantaran secara kasat mata masih terdapat tempat tidur kosong di dalam ruang IGD.

Ketegangan semakin memuncak ketika seorang oknum satpam yang bertugas justru menunjukkan sikap arogansi dan melontarkan kalimat yang dinilai sangat tidak etis serta merendahkan martabat pasien lansia. Oknum tersebut menunjuk tempat tidur khusus bayi dan menyatakan fasilitas tersebut dapat digunakan oleh pasien berusia 68 tahun, serta menantang pihak keluarga dengan berkata, “Laporkan saja!”

“Kami sangat menyayangkan tindakan di luar batas kewenangan yang ditunjukkan oleh oknum satpam tersebut. Rumah sakit adalah fasilitas publik tempat orang mencari kesembuhan, bukan arena untuk bersikap arogan dan melecehkan pasien lansia. Kejadian ini mencerminkan lemahnya pengawasan internal manajemen rumah sakit,” tegas Abd. Malik, pihak KIPFA, saat dimintai tanggapannya.

Abd. Malik menilai insiden penolakan pasien di IGD tanpa dasar medis yang jelas, ditambah dengan perlakuan diskriminatif dan tidak humanis, merupakan bentuk pengabaian terhadap hak-hak dasar masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Oleh karena itu, KIPFA secara kelembagaan mendesak Bupati Maros dan Direktur RSUD dr. La Palaloi, dr. Sri Syamsinar Rachmah, S.Ked, untuk segera mengambil langkah konkret berupa:

  1. Evaluasi Menyeluruh Manajemen: Meminta bupati dan pihak manajemen rumah sakit mengevaluasi total sistem pelayanan dan tata kelola IGD.
  2. Sanksi Tegas: Memberikan pembinaan serta sanksi tegas kepada oknum satpam, perawat, dan tenaga medis yang piket pada saat kejadian agar memberikan efek jera.
  3. Reformasi SOP Pelayanan: Memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) triase dijalankan secara transparan, profesional, dan berorientasi pada keselamatan nyawa pasien tanpa alasan administratif yang dibuat-buat.

Pihak keluarga bersama KIPFA telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dokumentasi foto dan rekaman video kejadian di lokasi. Publik kini menanti langkah nyata dari pemerintah daerah dan manajemen RSUD dr. La Palaloi agar insiden serupa tidak kembali terulang dan mencoreng dunia kesehatan di Kabupaten Maros. (Safar)

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kasus Pelayanan UGD RSUD dr. La Palaloi Maros Diprotes: Pasien Lansia Kondisi Menguning Diduga Ditolak Alasan Bed Penuh, Keluarga Kantongi Bukti Rekaman Video

Next Post

Soroti Minimnya Pelibatan Pemuda, HPPMI Maros Desak Bupati Evaluasi Kadisparpora

Related Posts

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan
Regional

Manajemen RSUD Dr. La Palaloi Maros Bergerak Cepat Evaluasi Layanan IGD dan Beri Sanksi Tegas Petugas Keamanan

28/10/2026
Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98
Regional

Pesan Karutan Barru Sulsel untuk Warga Binaan di Hari Sumpah Pemuda ke-98

28/10/2026
Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara
Regional

Darurat Kekerasan Remaja di Maros: Pelajar SMA Diduga Tikam Siswa SMP di Kawasan ‘Ujung Landasan’ Bandara

28/10/2026
Next Post
Soroti Minimnya Pelibatan Pemuda, HPPMI Maros Desak Bupati Evaluasi Kadisparpora

Soroti Minimnya Pelibatan Pemuda, HPPMI Maros Desak Bupati Evaluasi Kadisparpora

POPULAR NEWS

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

Polsek Lau Maros Ringkus Empat Pelaku Pencurian Sapi, Tiga Ekor Ternak Sempat Dijual Rp24 Juta

19/09/2026
Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

Keluarga Dahlan paiben Tegaskan Kawal Kasus Pemukulan oleh Pengusaha Tambang di Tompobulu Hingga Tuntas

30/03/2026

Arogansi Pemilik Alat Berat, Dua Warga Masale Maros Jadi Korban Penganiayaan

29/03/2026
RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

RSUD dr. La Palaloi Maros Beri Klarifikasi Soal Isu Pelayanan IGD yang Sempat Viral, Tegaskan Komitmen Utamakan Keselamatan Pasien

27/10/2026
LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

LKBH Bongkar Dugaan Penahanan Bayi oleh Rumah Quran di Maros, Kades Disebut Terlibat.

11/05/2026

EDITOR'S PICK

Sabet Juara 1 Hatinya PKK, Desa Bonto Manurung Maros Borong Berbagai Penghargaan Bergengsi

Sabet Juara 1 Hatinya PKK, Desa Bonto Manurung Maros Borong Berbagai Penghargaan Bergengsi

23/09/2026
Antisipasi Kebakaran, Damkar Maros Gelar Simulasi Penggunaan APAR di SPPG 05 Marusu

Antisipasi Kebakaran, Damkar Maros Gelar Simulasi Penggunaan APAR di SPPG 05 Marusu

18/07/2026
PDAM Tirta Bantimurung Optimalkan Reservoir IKK Dulang Demi Pasokan Air Bersih

PDAM Tirta Bantimurung Optimalkan Reservoir IKK Dulang Demi Pasokan Air Bersih

13/10/2026
Lonjakan signifikan pengunjung KWA Bantimurung

Lonjakan signifikan pengunjung KWA Bantimurung

28/05/2026
No Result
View All Result
  • Box Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy