MAROS – Membangun kedekatan dan memupuk kepercayaan antara aparat kepolisian dengan masyarakat tidak melulu harus dikemas dalam forum-forum resmi yang kaku. Melalui pendekatan humanis dan penuh keakraban, Kepolisian Resor (Polres) Maros memilih jalan dialog santai untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi denyut nadi serta persoalan di tengah warga.
Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Kapolres Maros, AKBP Devi Sujana, yang menggelar kegiatan “Ngopi Bareng” bersama elemen masyarakat Kabupaten Maros pada Rabu (21/10/2026). Bertempat di salah satu warung kopi lokal, suasana hangat dan tanpa sekat menyelimuti perjumpaan antara jajaran kepolisian dan warga setempat.
Kegiatan interaktif ini sengaja dihadirkan sebagai wadah dan ruang komunikasi terbuka bagi masyarakat. Tanpa rasa canggung, warga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, hingga masukan secara langsung demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
Berbagai persoalan riil di lapangan menjadi topik pembahasan utama dalam cangkir-cangkir kopi yang tersaji. Mulai dari pemetaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), antisipasi terhadap potensi gangguan kejahatan jalanan, hingga harapan masyarakat terkait efisiensi dan transparansi peningkatan pelayanan kepolisian di wilayah Maros.
Dalam perjumpaan penuh kekeluargaan itu, AKBP Devi Sujana yang didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Maros tampak tekun mencatat dan menyimak setiap poin penting yang diutarakan oleh tokoh masyarakat, pemuda, serta warga umum yang hadir.
Model dialog santai dua arah ini dinilai sangat efektif sebagai langkah pencegahan dini (early warning system). Dengan komunikasi yang berjalan lancar, berbagai potensi riak permasalahan sosial di tengah masyarakat dapat diidentifikasi lebih cepat untuk kemudian dicarikan jalan keluar atau solusi terbaik secara bersama-sama.
Di sela-sela perbincangan hangat tersebut, Kapolres Maros AKBP Devi Sujana menegaskan kembali komitmen institusinya. Menurutnya, keberadaan Polri di tengah-tengah publik tidak hanya berfokus pada fungsi penegakan hukum semata, melainkan hadir sebagai sahabat dan mitra sejajar yang siap mendengar serta membantu mengatasi masalah warga.
Ia meyakini bahwa kunci utama dari terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif adalah terpeliharanya saluran komunikasi yang sehat antara aparat dan warga yang dilayani.
“Melalui kegiatan ngopi bersama seperti ini, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi, keluhan, dan harapan warga. Setiap masukan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian,” ujar AKBP Devi Sujana, Rabu (21/10/2026).
AKBP Devi Sujana juga menekankan kesetaraan akses pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.
“Kami berharap setiap warga mendapatkan pelayanan yang sama dan merasakan kehadiran Polri secara nyata,” tegasnya menambahkan.
Lebih lanjut, Kapolres Maros mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu memperkuat sinergitas dengan jajaran kepolisian demi menjaga kondusivitas wilayah masing-masing. Menurutnya, kepolisian tidak bisa bekerja sendirian; partisipasi aktif dan kepedulian dari warga merupakan fondasi utama terwujudnya ruang publik yang aman.
Langkah inklusif yang dilakukan Polres Maros ini selaras dengan semangat program “Polisi Bersama Masyarakat” yang diusung oleh Kapolri. Melalui interaksi tatap muka langsung secara berkala ini, Polres Maros optimistis dapat terus memupuk tingkat kepercayaan publik (public trust), mempererat ikatan silaturahmi, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang jauh lebih responsif, adaptif, dan solutif terhadap setiap kebutuhan masyarakat di Kabupaten Maros. (Ac)













