Makassar – Suasana penuh kekeluargaan dan haru menyelimuti kompleks Sekolah Menengah Pertama (SMP) Perguruan Islam Datuk Museng (Pergis) Makassar pada Rabu (23/9/2026). Kompleks sekolah yang menyimpan sejuta kenangan masa remaja ini kedatangan tamu istimewa, yakni para lulusan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMP Pergis Datuk Museng Angkatan 82.
Kehadiran para alumni senior ini bukan sekadar bernostalgia mengenang masa-masa putih biru puluhan tahun silam. Mengusung tema besar “Peran Alumni Untuk Kemajuan Pergis”, kegiatan anjangsana dan silaturahmi ini dirancang sebagai bentuk bakti nyata, kepedulian, sekaligus kontribusi strategis demi kemajuan almamater tercinta.
Ketua Alumni SMP Pergis Datuk Museng Angkatan 82, Suhartina Syamsu Aras, SH, yang akrab disapa Tina, mengungkapkan bahwa gagasan di balik kegiatan ini berawal dari kerinduan mendalam sesama alumni untuk kembali berkumpul. Namun, lebih dari itu, momentum ini dimanfaatkan untuk merapatkan barisan dalam mendukung perkembangan sekolah tempat mereka dulu menimba ilmu.
“Dalam kegiatan ini kita melakukan anjangsana ke sekolah, bertemu langsung dengan para guru tercinta, sekaligus ikut mengambil peran aktif mempromosikan SMP Perguruan Islam Datuk Museng Makassar yang sebentar lagi akan membuka penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2027,” ujar Tina penuh antusias di sela-sela acara.
Tina menambahkan, menjaga komunikasi dan kebersamaan setelah puluhan tahun lulus bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, ia berharap ikatan kekeluargaan di antara angkatan 82 senantiasa solid, kompak, dan konsisten memberikan perhatian kepada dunia pendidikan, khususnya kepada almamater yang telah membimbing mereka di masa lalu.
“Semoga kegiatan ini bisa menambah dan mempererat tali persaudaraan antaralumni. Kita berharap alumni angkatan 82 tetap kompak dan terus memberikan perhatian serta dukungan kepada almamater,” tambahnya.
Kehadiran para alumni disambut hangat oleh pihak yayasan dan jajaran dewan guru. Anggota Dewan Pembina SMP Perguruan Islam Datuk Museng Makassar, Yazit Saleh Bustami, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif luar biasa yang ditunjukkan oleh angkatan 82.
Menurut Yazit, di tengah dinamika dunia pendidikan saat ini, keberadaan sekolah swasta yang bersejarah seperti Pergis Datuk Museng membutuhkan kepedulian dan uluran tangan bersama dari seluruh elemen, terutama para alumninya yang kini telah berkiprah di berbagai bidang.
“Sekolah Perguruan Islam Datuk Museng Makassar memang perlu perhatian bersama agar bisa terus eksis dan bersaing dalam dunia pendidikan modern. Karena itu, sangat diharapkan peran strategis alumni untuk dapat berkolaborasi, membantu, berbuat nyata, dan bersama-sama mengembangkan sekolah ini ke depan,” jelas Yazit di hadapan para guru dan puluhan alumni yang hadir.
Ia optimistis, jika sinergi antara pihak yayasan, dewan guru, dan para alumni terjalin dengan baik, SMP Perguruan Islam Datuk Museng akan semakin maju, diminati masyarakat luas, serta terus melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia.
Rangkaian acara anjangsana di sekolah berlangsung interaktif, diisi dengan sesi ramah tamah, diskusi ringan seputar perkembangan sekolah, serta peninjauan fasilitas belajar mengajar. Para guru tampak sumringah bisa kembali bertukar kabar dengan anak didiknya yang kini telah sukses di berbagai profesi.
Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan silaturahmi tersebut, acara kemudian dilanjutkan dengan santap siang bersama antara Dewan Pembina, para guru, dan seluruh anggota alumni angkatan 82 di Resto Istana Rasa, yang berlokasi tidak jauh dari kawasan sekolah, yakni di Jalan Datuk Museng, Kota Makassar.
Sembari menikmati hidangan khas Makassar, suasana keakraban semakin kental terasa. Gelak tawa dan cerita masa lalu menghiasi jalannya jamuan makan siang tersebut, sekaligus memperkuat komitmen moral seluruh pihak untuk terus mengawal kemajuan SMP Perguruan Islam Datuk Museng Makassar di masa depan. (**)













